9 Napi Lapas Kelas I Tangerang Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan
Jumat, 11 September 2026 | 14:31
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memindahkan sembilan orang narapidana ke Lapas di wilayah Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah
TANGERANGNEWS.com-Seluruh tempat wisata di Provinsi Banten kembali dibuka, sesuai dengan keputusan Gubernur Banten Wahidin Halim. Adapun tempat wisata yang diizinkan buka hanya yang berada di zona kuning dan hijau.
Keputusan itu tertuang melalui intruksi Gubernur No 11/2021 tentang Revisi Instruksi Gubernur Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021.
"Destinasi wisata pada zona merah dan zona oranye ditutup. Namun destinasi wisata zona hijau dan kuning tetap dibuka dengan syarat menerapkan kewajiban protokol kesehatan secara ketat sesuai peraturan perundang-undangan," demikian bunyi diktum dari Ingub seperti yang dilansir dari Kompas, Minggu (23/5/2021).
Berdasarkan informasi, wilayah di Provinsi Banten yang masuk kategori zona kuning risiko penyebaran COVID-19 ada delapan yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Sedangkan Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk zona risiko oranye, sehingga masih dilarang temppat wisata untuk buka.
"Destinasi yang dominan itu ada di Kabupaten Serang, Serang, Kabupaten Lebak, Pandeglang itu dibuka. Kalau Cilegon dan Tangerang Raya itu masih ditutup," ujar Kepala Dinas Pariwisata Banten Agus Setiawan.
Menurutnya, pembukaan kembali tempat wisata di zona kuning dan hijau setelah adanya masukan pelaku wisata kepada para kepala daerah di Banten. Para pelaku wisata juga telah menyepakati akan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.
“Intinya mereka mohon agar pembukaan wisata tidak terlalu lama, tidak sampai tanggal 30 Mei," kata Agus. (RAZ/RAC)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memindahkan sembilan orang narapidana ke Lapas di wilayah Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews