Connect With Us

Aktivis Anti Korupsi Sebut Sistem PPDB Tingkat SMA di Banten Error Sudah Dirancang

Rachman Deniansyah | Rabu, 23 Juni 2021 | 21:23

Tampak depan sekolah SMAN 2 Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mencium ada hal yang tak beres dibalik terjadinya masalah dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA yang sempat error. 

Wakil Koordinator TRUTH Jupri Nugroho mengatakan, dugaan itu bukanlah tak berdasar. 

Pihaknya melihat terdapat adanya tindak percaloan di balik errornya sistem PPDB tersebut. 

Pasalnya, masalah pada sistem tersebut seolah menjadi langganan di setiap tahunnya. Padahal, sistem yang dibuat sedemikian rupa oleh Pemerintahan Provinsi Banten itu tak mungkin dirancang dengan biaya yang murah. 

“Persoalan seperti ini (website PPDB eror) terus berulang setiap tahun. Anggaran untuk pembuatan websitenya tentu tidak murah. Namun, seolah dibiarkan karena dianggap sudah biasa, kayak nya disengaja biar calo bebas,” ujar Jupri, Rabu, 22 Juni 2021.

Jupri pun menduga bahwa terdapat oknum yang memanfaatkan masalah pada sistem tersebut. 

“Mengenai error-nya website PPDB sebagai disengaja, jangan sampai website error dijadikan oknum tidak bertanggung jawab untuk memasukan calon peserta didik melalui jalur tidak resmi,” katanya. 

Menurutnya, permasalahan pada sistem PPDB itu tentu menambah beban masyarakat yang telah sulit menghadapi pandemi COVID-19 ini. 

Ditambah lagi, kini masyarakat dibatasi dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang melarang adanya kerumunan. 

“Masyarakat dihadapkan dalam situasi sulit tidak ruang bagi masyarakat untuk sekedar mencari tahu atas persoalan yang terjadi. Karena tidak ada kanal pengaduan yang disediakan oleh Disdik Provinsi Banten,” ungkap Jupri.

“Ditambah adanya larangan berkerumun, ini bisa saja dihindari jika sedari awal pihak terkait menyediakan kanal pengaduan sekaligus konsultasi,” pungkasnya. (RED/RAC)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill