Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan kepercayaan kepada Bank Banten untuk mengelola pendapatan daerah yang ditargetkan mencapai Rp13 triliun pada tahun 2022.
"Walau masih pandemi, berkat kerja sama yang luar biasa antara Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten, Jasa Raharja, Polda, dan Bank Banten ini dapat menghasilkan pendapatan daerah sekitar Rp12,97 triliun - Rp 13 triliun di tahun 2022," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Banten Opar Sohari seperti dilansir dari Kontan, Kamis 25 November 2021.
Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin bersyukur, mendapat kepercayaan pengelolaan pendapatan Provinsi Banten senilai Rp13 triliun.
"Insya Allah amanah yang diberikan ini akan kami jaga sebaik-baiknya. Ini kebanggaan Banten, milik orang di Banten," ungkapnya.
Agus berharap Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan dapat menjadikan Bank Banten mitra utama.
Dengan begitu, kemajuan Bank Banten tentu akan memberikan dampak pada pertumbuhan daerah.
Bank Banten terus berupaya menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten. Berbagai langkah strategis untuk melakukan transformasi digital dilakukan oleh perseroan untuk menghadirkan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
"Harapannya, Bank Banten bisa meraih cita-cita untuk kian meraih kepercayaan masyarakat," tutupnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews