Connect With Us

Ancaman Badai La Nina, Seluruh Polsek di Serang Diminta Siaga 24 Jam

Tim TangerangNews.com | Senin, 29 November 2021 | 18:27

Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra. (@TangerangNews / KabarBanten-PR)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor (Polres) Lebak Polda Banten siaga bencana alam menghadapi badai La Nina yang ditandai curah hujan meningkat disertai angin kencang juga gelombang tinggi. 

"Kami menginstruksikan semua Polsek siaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam," kata Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra di Lebak, Senin 29 November 2021, seperti dikutip dari Antara. 

Kabupaten Lebak hingga kini merupakan daerah langganan bencana banjir dan longsor, karena lokasinya pegunungan, perbukitan, dan aliran sungai. 

Potensi bencana alam tersebut jika terjadi cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi.  

Saat ini, kata dia, curah hujan meningkat sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana alam dapat meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebencanaan. 

"Kami minta warga dapat meningkatkan waspada bencana alam sehubungan curah hujan meningkat, " kata Teddy. 

Menurut dia, Kepolisian Lebak juga bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengantisipasi bencana alam. 

Bahkan, peralatan evakuasi sudah dipersiapkan untuk membantu evakuasi agar tidak menimbulkan korban jiwa. 

"Semua anggota  kepolisian untuk penanggulangan kebencanaan memiliki kompetensi untuk mengoperasikan peralatan  evakuasi di lokasi bencana alam," tuturnya.

Teddy juga mengimbau nelayan di pesisir selatan agar meningkatkan kewaspadaan gelombang tinggi disertai angin kencang. 

Saat ini, gelombang tinggi di pesisir selatan cukup membahayakan nelayan tradisional. 

Oleh karena itu, nelayan sebaiknya waspada cuaca buruk tersebut guna menghindari kecelakaan laut. 

"Kami berharap nelayan dapat meningkatkan waspada gelombang tinggi," kata Teddy.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengapresiasi kesiapsiagaan kepolisian menghadapi badai La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor. 

Bahkan, anggota Polsek di masing-masing wilayahnya saat hujan meningkat mereka selalu melakukan pengecekan debit air sungai. 

"Kami hingga kini terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menghadapi cuaca buruk seperti sekarang ini yang ditandai hujan meningkat dan berpotensi bencana alam," katanya.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam

Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:04

Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill