Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor (Polres) Lebak Polda Banten siaga bencana alam menghadapi badai La Nina yang ditandai curah hujan meningkat disertai angin kencang juga gelombang tinggi.
"Kami menginstruksikan semua Polsek siaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam," kata Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra di Lebak, Senin 29 November 2021, seperti dikutip dari Antara.
Kabupaten Lebak hingga kini merupakan daerah langganan bencana banjir dan longsor, karena lokasinya pegunungan, perbukitan, dan aliran sungai.
Potensi bencana alam tersebut jika terjadi cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Saat ini, kata dia, curah hujan meningkat sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana alam dapat meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebencanaan.
"Kami minta warga dapat meningkatkan waspada bencana alam sehubungan curah hujan meningkat, " kata Teddy.
Menurut dia, Kepolisian Lebak juga bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengantisipasi bencana alam.
Bahkan, peralatan evakuasi sudah dipersiapkan untuk membantu evakuasi agar tidak menimbulkan korban jiwa.
"Semua anggota kepolisian untuk penanggulangan kebencanaan memiliki kompetensi untuk mengoperasikan peralatan evakuasi di lokasi bencana alam," tuturnya.
Teddy juga mengimbau nelayan di pesisir selatan agar meningkatkan kewaspadaan gelombang tinggi disertai angin kencang.
Saat ini, gelombang tinggi di pesisir selatan cukup membahayakan nelayan tradisional.
Oleh karena itu, nelayan sebaiknya waspada cuaca buruk tersebut guna menghindari kecelakaan laut.
"Kami berharap nelayan dapat meningkatkan waspada gelombang tinggi," kata Teddy.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengapresiasi kesiapsiagaan kepolisian menghadapi badai La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor.
Bahkan, anggota Polsek di masing-masing wilayahnya saat hujan meningkat mereka selalu melakukan pengecekan debit air sungai.
"Kami hingga kini terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menghadapi cuaca buruk seperti sekarang ini yang ditandai hujan meningkat dan berpotensi bencana alam," katanya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews