KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada awal tahun 2022 tengah digencarkan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengejar capaian vaksinasi kepada 95.000 anak pada Januari ini di wilayah tersebut.
"Sebelumnya, sepanjang tahun 2021 Binda Banten telah melaksanakan vaksinasi anak. Kali ini kita lanjutkan di beberapa sekolah untuk mencapai targetnya," kata Kabinda Banten Brigjen Pol Hilman, seperti dilansir dari Republika.
Target capaian vaksinasi anak pada Januari sebanyak 95.000 jiwa tersebut menyasar ke seluruh wilayah Banten.
Menurut Hilman, untuk di wilayah Tangerang Selatan, ditargetkan pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak 1.500 dosis.
Sementara di Kabupaten Serang, Camat Tirtayasa, Wahyudi, mengucapkan terima kasih kepada Binda Banten atas pelaksanaan vaksinasi anak.
Wahyudi berharap pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Binda Banten dapat menyukseskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.
"Terima kasih kepada Binda Banten. Harapan saya dengan adanya vaksinasi ini, anak-anak bisa melakukan PTM di sekolah dengan aman dan nyaman," kata Wahyudi.
Senada dengan Wahyudi, Kepala Puskesmas Kecamatan Tirtayasa, Nunung Nuraeni, juga mengucapkan terima kasih kepada Binda Banten atas percepatan vaksinasi yang dilakukan untuk anak-anak.
Dia berharap kekebalan tubuh bisa segera terbentuk untuk melawan Covid-19.
"Dengan dukungan yang diberikan saya berharap kita bisa mencapai target vaksinasi dan semua warga memiliki imun kekebalan tubuh. Sehingga bisa melawan virus Covid-19," katanya
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews