Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Terjadi kecelakaan beruntun antara bus yang diduga membawa pemudik dengan tiga mobil di Tol Tangerang-Merak Km 95, Jumat 29 April 2022, siang.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Kecelakaan berawal dari kelengahan pengendara bus yang datang dari arah Tangerang menuju ke Gerbang Tol Merak, Cilegon, Provinsi Banten.
Bus Rosalia Nopol AD-7191-OF yang dikendarai Septi Yanato melaju dengan kecepatan rata-rata 80 Km per jam. Ia terkejut saat melihat adanya antrean kendaraan di Km 95.
Bus pun bermanuver ke kiri dan menyenggol mobil di depannya, sehingga membuat dua mobil lain di hadapannya ikut tertabrak.
Kendaraan tersebut yakni Daihatsu Luxio Nopol B-1548-POV yang dikendarai, Ahmad Suhardi. Kemudian, Daihatsu Xenia Nopol B-1896-FKT yang dikendarai Hasanudin, terakhir Daihatsu Xenia Nopol F-1248-HT yang dikendarai Ahmad Ghifari.
"Tidak ada korban jiwa, hanya ada kerugian materi. Namun, kejadian itu menambah kepadatan arus lalu lintas dari kilometer 95," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga seperti dilansir dari Antara, Jumat 29 April 2022.
Menurutnya, saat ini semua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi termasuk busnya. Penanganan dilakukan oleh penyidik dari Direktorat Lalu Lintas.
Meski sempat terganggu, lalu lintas di tol Tangerang-Merak kembali berjalan seperti biasa lantaran bus bermanuver ke kiri.
"Jadi tidak terlalu signifikan menambah kepadatan kendaraan," tutur Shinto.
Meski demikian, dia belum bisa memastikan apakah bus berpenumpang tersebut termasuk rombongan pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera atau tidak.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews