103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:10
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TANGERANGNEWS.com- Keberadaan truk yang selalu parkir di bahu jalan Tol Tangerang-Merak sangat membahayakan.
Sebab, tol itu merupakan urat nadi trans Jawa Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Merak dengan berbagai kawasan industri di Jabodetabek.
Untuk mencegah personal tersebut terus menjadi, kali ini ASTRA Tol Tangerang-Merak, sebagai pengelola tol tersebut mengumpulkan para pengemudi truk yang tergabung dalam komunitas pengemudi truk dalam acara silaturahmi yang bertempat di kantor Operasional Ciujung.
Operator tol itu memberikan awareness untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan seluruh pengguna jalan khususnya dalam hal parkir liar dan Over Dimension dan Over Load (ODOL).
Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak, Adhi Resza mengatakan, pihaknya berharap dengan menjalin silaturahmi yang lebih baik, bisa saling mendukung dan mengingatkan dalam menciptakan kondisi jalan tol sebagai infrastruktur publik menjadi lebih bersih, aman dan berkesalamatan pengguna jalan, tidak ada lagi truk-truk parkir di bahu jalan. “Harus saling dukung dalam menciptakan tol yang aman dan bersih,” terangnya.
Dia mengaku, akan terus melakukan edukasi peraturan mengenai larangan parkir di bahu jalan dan pembatasan berat muatan kendaraan ODOL.
Termasuk juga akan menggandeng penegakan hukum, agar bersinergi seperti Kepolisian maupun Dinas Perhubungan.
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TODAY TAGPT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews