AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com- Keberadaan truk yang selalu parkir di bahu jalan Tol Tangerang-Merak sangat membahayakan.
Sebab, tol itu merupakan urat nadi trans Jawa Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Merak dengan berbagai kawasan industri di Jabodetabek.
Untuk mencegah personal tersebut terus menjadi, kali ini ASTRA Tol Tangerang-Merak, sebagai pengelola tol tersebut mengumpulkan para pengemudi truk yang tergabung dalam komunitas pengemudi truk dalam acara silaturahmi yang bertempat di kantor Operasional Ciujung.
Operator tol itu memberikan awareness untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan seluruh pengguna jalan khususnya dalam hal parkir liar dan Over Dimension dan Over Load (ODOL).
Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak, Adhi Resza mengatakan, pihaknya berharap dengan menjalin silaturahmi yang lebih baik, bisa saling mendukung dan mengingatkan dalam menciptakan kondisi jalan tol sebagai infrastruktur publik menjadi lebih bersih, aman dan berkesalamatan pengguna jalan, tidak ada lagi truk-truk parkir di bahu jalan. “Harus saling dukung dalam menciptakan tol yang aman dan bersih,” terangnya.
Dia mengaku, akan terus melakukan edukasi peraturan mengenai larangan parkir di bahu jalan dan pembatasan berat muatan kendaraan ODOL.
Termasuk juga akan menggandeng penegakan hukum, agar bersinergi seperti Kepolisian maupun Dinas Perhubungan.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews