Connect With Us

Belum Ada Izin Pemprov Banten, Sampah Tangsel Dibuang ke Serang Jadi Masalah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Agustus 2022 | 16:37

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Drs. Toto Sudarto, MSi menyampaikan pada hari Minggu (7/6/2020) bahwa normalisasi TPA Cipeucang akan terus dilakukan sampai selesai. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pembuangan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kota Serang menjadi masalah lantaran belum mendapat izin dari Pemerintah Provinsi Banten. Akhirnya, aktivitas tersebut dihentikan.

"Kalau pembungaan sampah lintas kabupaten atau kota itu menjadi kewenangan provinsi. Kalau belum ada izin, ya enggak boleh," ucap Plt Kepala DLHK Provinsi Banten Wawan Gunawan, seperti dilansir dari JPNN, Minggu 28 Agustus 2022.

Menurutnya, kewenangan Pemprov itu mengelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional atau antar daerah dalam satu provinsi, termasuk pengiriman sampah Kota Tangsel dari TPA Cipeucang ke TPA Cilowong, Kota Serang. Hal itu tertuang dalam UU No 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Adapun untuk mendapatkan izin tersebut, sarana dan prasarananya harus sudah memadai, sebagai upaya mencegah terjadinya bencana atau kecelakaan.

"Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan siapa yang akan bertanggung jawab, seperti longsor," kata Wawan.

Saat ini aktiviatas pembuangan sampah dari Kota Tangsel ke Serang telah berhenti. "Pengiriman sampai melalui tol pasti sudah dilarang, karena harus ada izin amdal lalin dari Dishub," tutur Wawan.

Untuk diketahui, kerja ama pembuangan sampah antara Kota Tangsel dan Kota Serang telah disepakati pada tahun 2021. Pasalnya, kapasitas sampah di TPA Cipeucang sudah melebihi batas, bahkan sempat mengalami longsor pada Mei 2020 lalu.

Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun ke depan. Jumlah sampah yang dikirim sebanyak 400 ton per hari, dari total produksi sampah di Kota Tangsel sebanyak 1.000 ton.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan rangkaian promo All You Can Eat (AYCE) yang dapat dinikmati mulai siang hingga malam hari.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill