Connect With Us

Urutan Kabupaten dan Kota Terkaya di Banten, Ternyata Tangerang Raya Bukan Peringkat Pertama

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:43

Masjid Banten Lama. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Provinsi Banten merupakan hasil pemekaran dari provinsi Jawa Barat berdasarkan Keputusan UU No 23 tahun 2000.

Wilayah seluas 9.663 km persegi ini, tercatat pada 2019 memiliki kepadatan penduduk nyaris mencapai kurang lebih 1.338 jiwa/km persegi, dengan rata-rata jumlah penduduk per rumah sebanyak 4 orang, seperti dilansir dari jatimnetwork.com, Sabtu 10 Desember 2022.

Meski tergolong Provinsi Baru, rupanya Banten memiliki beragam destinasi wisata untuk dijadikan tempat healing yang tersebar di delapan kabupaten dan kotanya.

Sebut saja Pantai Tanjung Lesung, Pantai Florida 2 Anyer, Pantai Sarwana, Pantai Tanjung Pasir, dan masih banyak lagi.

Melansir dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten dalam buku Provinsi Banten Dalam Angka 2022, terdapat urutan Kabupaten/Kota berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau jumlah nilai tambah bruto, yang timbul dari sektor perekonomian dalam suatu daerah.

PDRB suatu daerah merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu kabupaten atau kota masih aman atau justru butuh pertolongan. Berikut urutan Kabupaten/Kota terkaya di Provinsi Banten:

1. Kota Cilegon dengan PDRB Perkapita: Rp250,33 juta.

2. Kota Tangerang dengan PDRB Perkapita: Rp78,63 juta

3. Kota Tangerang Selatan dengan PDRB Perkapita: Rp64,34 juta

4. Kabupaten Serang dengan PDRB Perkapita: Rp48,83 juta

5. Kota Serang dengan PDRB Perkapita: Rp47,33 juta

6. Kabupaten Tangerang dengan PDRB Perkapita: Rp44,09 juta

7. Kabupaten Pandeglang dengan PDRB Perkapita: Rp23,13 juta

8. Kabupaten Lebak dengan PDRB Perkapita: Rp21,78 juta

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill