Connect With Us

Atut-Rano Pasti, WH Temui Jazuli Juwaini

Denny Bagus Irawan | Selasa, 12 Juli 2011 | 17:50

Jazuli Juwaini (tangerangnews.com / Dira Derdy)

 

TANGERANG-Mejelang waktu batas akhir pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten, suasana politik di Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel) memanas. Itu semua bisa terlihat dengan maraknya spanduk dan baliho yang terpasang dinyaris seluruh jalan protokol.  

Berdasarkan pengamatan, calon yang akan maju dari partai politik adalah incumbent Ratu Atut Chosiyah, Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dan Anggota DPR Jazuli Juwaini.  

 Wakil Ketua Tim Sukses Ratu Atut Chosiyah di Tangerang Raya, Dedi Kurniadi mengatakan, pihaknya yakin Atut akan memenangkan Pilkada ini. Sebab, kata dia, Atut telah banyak didukung seluruh elemen , terutama di Tangerang Raya.”Kami sudah menghitung, dan berdasarkan hitungan itu kami sadari ternyata masyarakat sangat masih menginginkan di pimpin oleh Atut. Apalagi, wakilnya adalah Rano Karno,” ujar Dedi, yang juga Ketua Kadin Kabupaten Tangerang  saat menggelar jumpa pers di Serpong.   

Hal itu ditambahkan oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Rosyid. Dia mengatakan, sudah pasti Rano Karno adalah wakilnya Atut. “Mesin partai sudah bekerja. Intruksi dari DPP sudah jelas, kami bangga Atut telah memilih Rano Karno. Deklarasi akan dilakukan pada 14 Juli nanti,” ujar Rosyid.

Lalau bagaimana dengan Wahidin Halim dan Jazuli Juwaini yang belum juga mengumumkan pasangannya, menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangerang, Herry Rumawatine,  Wahidin Halim telah menemui Jazuli Juwaini dan kemungkinan untuk melakukan sinergi pada Pilkada Banten.

“Namun, belum deal. Saya juga belum tahu siapa yang akan jadi pendamping Ketua DPW Demokrat saya itu. Tetapi menurut pengakuannya (Wahidin Halim) kepada saya, dirinya sudah mendapat beberapa figur, termasuk dari Nasional Demokrat.  Yang pasti Wahidin Halim akan mendaftarkan diri pada Pilkada ini,” terangnya.  

Herry  juga mengatakan, meski Wahidin Halim belum menemui pendamping, dirinya sudah melakukan konsolidasi pada jaringan partai. Herry mengaku, kendaraan Wahidin Halim sudah siap melaju hingga mengantarkan pada posisi Gubernur. “Ya, kan garis dari DPP begitu, kami fokus di jariangan partai,” katanya.
 
Sementara itu, Jazuli Juwaini ketika dihubungi membenarkan dirinya sudah beberapa kali diminta oleh Wahidin Halim untuk berkoalisi menjadi pasangannya. Namun, Jazuli mengatakan, kemungkinan itu sangat kecil. Pasalnya, Wahidin Halim sebelumnya dihubungi oleh tim suksesnya sulit dan terkesan menghindar.

“Sekarang giliran survey saya bagus dikejar-kejari. Saat ini ya kami sedang hangat-hangatnya berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan,” singkatnya. (DRA)

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill