Connect With Us

Syahrani Tewas Tersengat Aliran Listrik

| Minggu, 20 Mei 2012 | 19:16


SERANG - Syahrani, 41, warga Kampung Sigedug, Desa Sasahan, Kecamatan Waringingkurung, Kabupaten Serang tewas tersengat aliran listrik dari kabel yang melintas diantara pohon mangga di halaman rumahnya, Sabtu (19/5).
 
Korban tersengat listrik, setelah terjatuh di atas pohon dan mengenai kabel listrik saat membersihkan pohon yang rimbun. Dari informasi yang dihimpun, musibah yang menimpa korban ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum kejadian, korban berada diatas pohon setinggi sekitar 7 meter untuk memangkas dahan-dahan pohon yang sudah lebat.

Saat korban sedang memangkas dahan-dahan yang rindang itu, dahan yang dijadikan injakan korban patah dan mengakibatkan korban terjatuh.
Saat terjatuh itu, tubuh korban bersama dahan yang patah menimpa kabel jaringan listrik PLN yang membentang tepat dibawahnya. Tubuh korban itu pun terkena sengatan listrik dan kemudian terjatuh ke tanah.
Kondisi tubuh korban yang mengalami luka bakar dan masih mengeluarkan asap itu langsung dilarikan keluarga dan tetangga ke Rumah sakit  Panggung Rawi, Kabupaten Serang.
Kapolsek Waringinkurung, AKP Adi Kusuma patahnya dahan pohon tersebut diduga sudah lapuk sehingga tidak kuat menahan beban tubuh korban.  Namun secara pasti, kasus kematian korban ini masih dalam penyelidikanya.  "Dugaan kami karena batang pohon yang tidak kuat menahan beban tubuh korban, sehingga korban terjatuh," terang Kapolsek. (FUA)

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill