Connect With Us

Mesum dengan Wanita Bersuami, Pemuda Dipaksa Menikah

| Minggu, 28 April 2013 | 19:47

Ilustrasi korban pemerkosaan (Ist / Ist)

 
 
CILEGON - Seorang pemuda berinisial NZ,22, warga Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, digerebek warga kelurahan Mekarsari Kecamatan Pulomerak, Cilegon lantaran melakukan aksi mesum dengan DH, 30, wanita yang masih bersuami.  Penggerebekan itu dilakukan warga pada Sabtu (28/4) lalu.
 
Saat digerebek, kedua pasangan mesum ini dalam keadaan telanjang. Penggerebegan ini dilakukan warga setelah warga mencurigai gerak - gerik dari keduanya saat berada di dalam rumah milik DH.
 
 Warga yang sudah berkumpul di dekat rumah pelaku, langsung menggerebek kedua pasangan mesum tersebut.
 
"Saat digerebek keduanya yang saat itu berada di dalam kamar, terlihat dalam keadaan telanjang," ungkap Sayumi, warga setempat.
 
NZ dan DH lansung diamankan warga, dan keduanya pun langsung diminta untuk menikah. Apalagi, suami DH ternyata sudah menceraikan DH secara agama.
 
“Mereka harus bertanggung jawab, ini sudah menjadi aib di lingkungan,”tambahnya.
 
 Dalam pengakuannya, NZ yang berprofesi sebagai nelayan mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatannya kepada warga setempat.
 
"Saya minta maaf. saya siap  dan mau bertanggung jawab" ujar NZ.
 
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Pulomerak, IPDA Mahdum mengatakan, pihak polsek hanya sebagai penengah untuk menyelesaikan masalah tersebut.
 
"Apalagi suaminya tidak melakukan tuntutan. Untuk itu kami hanya membantu proses penyelesaian masalah ini," terangnya.
 
Pihak kepolisian juga mengapresiasi tindakan warga yang tidak main hakim terhadap pelaku. Bahkan penyelesaian terhadap peristiwa tersebut dilakukan secara musyawarah. (TGH)
 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:20

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menambah unit perahu karet guna mempercepat penanganan evakuasi warga yang terdampak banjir.

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

KOTA TANGERANG
Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:45

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berdampak pada penurunan intensitas curah hujan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill