Connect With Us

Dugaan Kasus Korupsi Dana Bos Rp25 Miliar, 28 Kepsek Diperiksa

| Kamis, 30 Mei 2013 | 20:30

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)



CILEGON
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon, melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kota Cilegon senilai Rp25 miliar pada tahun 2011. Dalam kasus ini, tim dari Kejari Cilegon telah melakukan pemeriksaan kepada 28 kepala sekolah Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kota Cilegon, sebagai penerima dana Bos tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Cilegon, Rio Aditya mengatakan, dalam kasus dugaan korupsi ini, masih terus mengumpulkan bahan dan keterangan dari para penerima BOS. Saat ini, sudah 28 kepala sekolah baik SD dan SMP. "Hari ini saja (kemarin) kami memeriksa tiga dari 5 kepala sekolah yang telah kami panggil," kata Rio, Kamis (30/05).

Penyelidikan kasus dugaan korupsi dana BOS ini, kata Rio, masih akan terus  berlanjut. Untuk itu, tim penyidik akan meminta keterangan pihak terkait lain yang terkait dengan pengelolaan dana BOS di Kota Cilegon. "Pekan depan juga kami akan melakukan rapat tim guna membahas hasil pemeriksaan dugaan korupsi dana BOS itu. Setelah itu kami lakukan pemeriksaan lagi terhadap para kepala sekolah guna mengumpulkan keterangan lebih banyak," ujarnya.

Sementara itu, salah satu Tim Penyidik dalam kasus itu, Asep, mengungkapkan, telah memeriksa satu kepala sekolah yang menerima dana bos sebesar Rp381 juta. Dalam pemeriksaan itu pihaknya mencecar sebanyak 15 pertanyaan kepada kepala sekolah tersebut. "Kepala sekolah tersebut tidak membawa data. Sehingga kami memeriksanya tidak telalu lama," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, ketiga kepala sekolah yang datang memenuhi panggilan Kejari Cilegon, langsung dimintai keterangan oleh tim jaksa di ruang pemeriksaan Pidsus secara tertutup. Sehingga awak media tidak dapat melihat secara langsung pemeriksaan tersebut. (TMN)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KOTA TANGERANG
Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Selasa, 3 November 2026 | 17:41

Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Tangerang. Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom, KH Chairuddin bin H. Serin Mukhtar, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa 3 November 2026, pukul 14.25 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill