Connect With Us

Investasi Ringan Apartemen di Dadap

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 Desember 2015 | 20:15

Grand Dadap Mall (http://rumahdijual.com / http://rumahdijual.com)

 

 

TANGERANG-Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) diprediksi tak mempengaruhi pangsa pasar apartemen menengah ke atas. Bahkan, pasar segmen menengah ke atas diprediksi tetap tumbuh.

 

Untuk menggairahkan pasar properti di tengah pertumbuhan perekonomian, beberapa pengembang membuat terobosan. Di antaranya, menggelar pameran dan mempermudah pembelian dengan cara mencicil hingga uang muka murah.

 

Seperti yang dilakukan Provident Development, pengembang apartemen Grand Dadap Residence di kawasan Grand Dadap City. Provident Development memberikan kemudahan bagi para investornya. Untuk memiliki unit prioritas apartemen Emerald, hanya perlu berinvestasi sejumlah Rp4 juta per bulan.

 

“Dengan promo cicilan ringan ini, unit Emerald fully furnished siap dihuni,” kata Hadi Wanto, Head of Marketing & Communication Grand Dadap City, kemarin.

Berada dalam kawasan terpadu, Grand Dadap Residence menjadi hunian modern dengan fasilitas lengkap yang dikelilingi oleh mal, ruko, dan hotel eksklusif.

 

Sebagai unit paling eksklusif di Grand Dadap Residence, unit apartemen Emerald dilengkapi dengan desain interior; baik wallpaper, homogenous tile, wardrobe serta fasilitas lengkap dapur yang eksklusif.

 

Akan dilengkapi juga dengan fasiltas lainnya seperti water heater, internet, CCTV, club house membership, dan free parking menjadi pelengkap yang sempurna. Konsep hijau diwakili dengan adanya Royal Jardin yang menjadi kesempurnaan hunian yang nyaman.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill