Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) diprediksi tak mempengaruhi pangsa pasar apartemen menengah ke atas. Bahkan, pasar segmen menengah ke atas diprediksi tetap tumbuh.
Untuk menggairahkan pasar properti di tengah pertumbuhan perekonomian, beberapa pengembang membuat terobosan. Di antaranya, menggelar pameran dan mempermudah pembelian dengan cara mencicil hingga uang muka murah.
Seperti yang dilakukan Provident Development, pengembang apartemen Grand Dadap Residence di kawasan Grand Dadap City. Provident Development memberikan kemudahan bagi para investornya. Untuk memiliki unit prioritas apartemen Emerald, hanya perlu berinvestasi sejumlah Rp4 juta per bulan.
“Dengan promo cicilan ringan ini, unit Emerald fully furnished siap dihuni,” kata Hadi Wanto, Head of Marketing & Communication Grand Dadap City, kemarin.
Berada dalam kawasan terpadu, Grand Dadap Residence menjadi hunian modern dengan fasilitas lengkap yang dikelilingi oleh mal, ruko, dan hotel eksklusif.
Sebagai unit paling eksklusif di Grand Dadap Residence, unit apartemen Emerald dilengkapi dengan desain interior; baik wallpaper, homogenous tile, wardrobe serta fasilitas lengkap dapur yang eksklusif.
Akan dilengkapi juga dengan fasiltas lainnya seperti water heater, internet, CCTV, club house membership, dan free parking menjadi pelengkap yang sempurna. Konsep hijau diwakili dengan adanya Royal Jardin yang menjadi kesempurnaan hunian yang nyaman.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews