Connect With Us

Jasa Marga Gulirkan Dana Pinjaman Rp 930 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 Juni 2016 | 21:25

PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang menyalurkan dana program kemitraan gelombang I tahun 2016 (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang menyalurkan dana program kemitraan gelombang I tahun 2016, untuk 40 mitra binaan dengan nilai total Rp930 juta. Dana tersebut diberikan kepada usaha Perdagangan, Industri Kecil, Peternakan serta Jasa.

 

Kepala Cabang Jasa Marga Cabang Jakarta Tangerang Esviralda mengatakan, sebagai badan usaha milik negara (BUMN), Jasa Marga harus melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). "Ini Sesuai Peraturan Menteri BUMN nomor 09/MBU/07/2015 tanggal 3 Juli 2015, tentang program kemitraan badan usaha milik negara dengan usaha kecil dan program bina lingkungan," ujarnya.

 

Misi dari program kemitraan yang dilakukan BUMN adalah, membantu dalam hal permodalan dan manajemen usaha kecil dan menengah di lingkungan sekitar wilayah kerja. Juga mendorong UMKM sebagai motor ekonomi nasional, dan sebagai pelumas percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

 

"Pemanfaatan dana program kemitraan guna modal usaha, bukan untuk konsumsi sehingga dapat meningkatkan nilai usaha kecil dan menengah," kata Esviralda usai menyerahkan dana PKBL gelombang I, Kamis (17/6/2016) kemarin.

 

Esviralda menjelaskan bahwa dana tersebut dikelola oleh CSR untuk warga berupa pinjaman dengan suku bunga pertahun sebesar enam persen. Program tersebut dinamakan CDP (Comunity Depelovment Program). Nantinya dana tersebut dikucurkan untuk masyarakat yang telah memiliki usaha.

 

"Bagi masyarakat yang telah mempunyai usaha dan butuh suntikan modal usaha, kami menyediakan pinjaman modal dengan bunga 6 persen setahun," tuturnya.

 

Lebih lanjut Esviralda menambahkan bahwa Program kemitraan yang telah dijalin sejak tahun 1992 telah berhasil disalurkan Rp 28,5 miliar untuk 1.100 warga binaan.  Karena itu ia juga berpesan kepada mitra binaan, agar mempelajari kontrak kredit yang mencakup ketepatan dalam membayar cicilan sesuai kontrak, baik besarnya cicilan maupun batas waktu jatuh tempo. Serta harus membuat laporan perkembangan usaha setiap semester, sesuai format yang terlampir dalam kontrak akad kredit.

 

 

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ambo, Sapi Kurban 1,15 Ton yang Dibeli Prabowo di Balaraja

Ambo, Sapi Kurban 1,15 Ton yang Dibeli Prabowo di Balaraja

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:39

Selain Sambo yang dibeli dari peternak di Cipondoh, Kota Tangerang, Presiden Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga membeli sapi seberat 1,15 ton asal peternakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill