Connect With Us

Kuartal III 2017, Unilever Bukukan Laba Rp5 Triliun

Yudi Adiyatna | Kamis, 2 November 2017 | 09:00

Paparan Publik PT Unilever Indonesia Tbk yang diadakan pada hari Rabu (1/11/2017) di Grha Unilever, BSD, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews 2017 / Yudi Adiyatna)



TANGERANGNEWS.com-PT Unilever Indonesia Tbk sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia berhasil membukukan penjualan bersih pada sembilan bulan pertama tahun 2017 sebesar Rp31,2 triliun. Dari angka penjualan tersebut perseroan berhasil meningkatkan laba sebesar 10,1 persen pada 2017 ini.

"Kami bersyukur bahwa di tengah situasi yang sangat menantang bagi industri consumer goods tahun 2017, Unilever Indonesia masih berhasil mencapai pertumbuhan yang positif "ungkap Presiden Direktur PT.Unilever Indonesia,Tbk.

Hemant Bakshi dalam keterangannya di acara Paparan Publik PT Unilever Indonesia Tbk yang diadakan pada Rabu (1/11/2017) di Graha Unilever, BSD, Kabupaten Tangerang. Ia menjelaskan, pertumbuhan ini dicapai berkat strategi yang berbasis sustainibility , yakni melanjutkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.


Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih yang berhasil tumbuh double digit itu meningkat dari sebelumnya Rp 4,75 triliun menjadi Rp 5,23 triliun. Sementara dari sisi pendapatan, meningkat 4% dibanding kuartal III-2016, Rp 30,1 triliun. Beberapa brand-brand Unilever yang terbukti berhasil mendorong pertumbuhan bisnis yang positif di antaranya Lifebuoy, Pepsodent dan Bango.

 "Maka ,kami ingin keberadaan Unilever selalu memberikan manfaat. Tidak hanya secara ekonomi tapi juga sosial dan memberikan manfaat baik kepada lingkungan," jelas Hemant. "Untuk itu kami ingin keberadaan Unilever selalu memberikan manfaat tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial dan memberikan manfaat yang baik kepada lingkungan," pungkasnya. (DBI/DBI)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill