Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Klinik kecantikan alami Larissa Aesthetic Center terus mengembangkan usahanya dengan melaunching gerai terbarunya di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (10/11/2017).
Gerai terbaru Larissa ini menjadi cabang ke-35 yang ada di Indonesia. Berbekal perawatan alami yang menjadi andalannya , Larissa menjadi klinik kecantikan ini banyak di minati oleh pelanggannya.
Direktur Larissa Aestatic Center, Sutejo yang ditemui TangerangNews.com mengungkapkan, klinik kecantikannya yang berpusat di Yogyakarta ini memiliki keunikan tersendiri dalam mengatasi masalah kecantikan, seperti perawatan kulit dan rambut dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti buah, sayuran, umbi, batang, dan akar.
" Keunikan kita adalah karena kita berbahan alami, yang kita baru siapkan sebelum perawatan. Contoh menggunakan bengkoang segar, bukan di ekstrak untuk perawatan wajah, jadi tidak ada efek sampingnya" ungkap Sutejo.
Selain menggunakan bahan-bahan alami, klinik yang sudah berdiri sejak 1984 di Yogyakarta ini pun mempadukan bahan alami dengan penggunaan teknologi tinggi untuk perawatan kecantikan dan penanganan masalah kesehatan kulit wajah lainnya.
" Kami terkenalnya karena pengalaman dibagian menangani kulit berjerawat, karena bahan kita alami dan tidak menimbulkan ketergantungan,jadi klinik kami terbuka bagi pria maupun wanita" terangnya.
Klinik Larissa Aestatic Center yang terletak di Jalan Janur kuning Blok BA 1 Gading Serpong buka setiap hari sejak pukul 09.00- 19.00. Ruko tiga lantai yang memiliki 50 bed dan ditangani oleh dokter kecantikan yang berpengalaman, serta pelayanan ramah bagi setiap pengunjung yang datang.
" Harga perawatan kecantikan dikami relatif terjangkau, sekitar 100-500 ribu rupiah saja per sekali datang," ungkapnya.(DBI/HRU)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews