Connect With Us

RPH Karawaci Dapat Penghargaan Terbaik se-Indonesia

Muhamad Heru | Kamis, 12 April 2018 | 11:00

| Dibaca : 1889

PT Juang Jaya Abdi Alam menyerahkan penghargaan kepada Rumah Potong Hewan (RPH) Karawaci, di Kota Tangerang. (@TangerangNews/2018 / Muhamad Heru)


TANGERANGNEWS.com-PT Karya Anugerah Rumpin, pengelola Rumah Potong Hewan (RPH) Karawaci, Kota Tangerang, telah berhasil meraih penghargaan sebagai RPH terbaik Berstandar Internasional.

Penghargaan tersebut diberikan oleh PT Juang Jaya Abadi Alam, perusahaan yang memproduksi daging kualitas tinggi dengan praktek standard kesejahteraan hewan yang ketat. Dalam ajang tersebut, RPH Karawaci bersaing dengan 52 RPH se-Indonesia.

Upaya mengimplementasikan program Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) yang digalakkan pemerintah belakangan ini, PT Juang Jaya Abdi Alam memacu seluruh RPH se-Indonesia, untuk berlomba menjadi yang terbaik dan memberikan apresiasi dengan total hadiah senilai Rp50 juta serta sebuah pelakat.

“Kami baru adakan penghargaan di tahun 2018 ini. Tujuannya agar dapat memacu semangat seluruh RPH yang tersebar di Indonesia,” Kata Hendra Yudi, Humas dan GA Manager sekaligus mewakili Direktur Utama (Dirut) PT Juang Jaya Abdi Alam, Adikelana Adiwoso, di RPH Karawaci, Rabu (11/4/2018) malam.

Sejak satu tahun terakhir, pihaknya melakukan penilaian terhadap seluruh RPH yang tersebar di Indonesia. Alhasil, kata Hendra, RPH Karawaci layak menjadi yang terbaik dari sekian banyak RPH.

Sebab, RPH Karawaci memiliki fasilitas yang sesuai dengan standar ‘Animal Welfare’, kemudian kerjasama tim yang dinilainya sangat baik, serta instalasi pengolahan limbah dengan integrasi terbaik juga dimiliki RPH tersebut.

“Jadi RPH Karawaci ini sudah sesuai kaidah standar hewani yang distandarkan oleh pemerintah Indonesia maupun Australia. Hal itulah yang menjadi acuan kami,” kata Hendra kepada Wartawan.

Untuk kedepannya, lanjut dia, penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh RPH untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik sehingga memiliki kualitas daging lebih segar dan juga lebih baik.

“Semua RPH itu sudah baik, tapi kami ingin memotivasinya untuk lebih baik lagi. Artinya, kalau RPH sudah baik, maka kualitas dagingnya juga akan baik dan segar. Sesuai dengan harapan pemerintah,” tandasnya.

Ditempat yang sama Manager Operasional RPH Karawaci menjelaskan, SOP yang dimiliki RPH Karawaci menjadi salah satu acuan terutama untuk mendapatkan daging yang ASUH. Dan dari itu, lanjut Widodo, yang perlu dipertahankan serta komitmen pihaknya juga mengacu pada SOP dalam menjalankan roda kinerja RPH Karawaci yang Tradisional Abattoir.

“Walaupun dengan tradisional abattoir, kita tetap menjaga dan mempertahankan higienis sanitasi, karena itu adalah salah satu acuan dari pada kesehatan untuk menghasilkan daging yang ASUH. Selain itu dengan tradisional abattoir, kita juga dapat membantu mengurangi pengangguran,” terang Widodo.

Menurut dia, sistem kerja yang selama ini dilakukan pihaknya sesuai dengan peraturan pemerintah yakni menghasilkan daging yang ASUH sehingga kesehatan masyarakat terjamin dan juga halal untuk dikonsumsi.

RPH tersebut sangat menjaga suplai protein untuk masyarakat Indonesia, dan itu yang membuatnya terpilih menjadi RPH terbaik.

"Selain itu, kita satu-satunya RPH di Indonesia yang memiliki instalasi pengolahan limbah terintegrasi dengan baik, untuk penghargaan ini tidak boleh bikin kita jadi merasa puas, kita harus tingkatkan dengan belajar, belajar dan terus belajar,” tuturnya(RAZ/HRU)

OPINI
Lebak, Si Kaya Akan Pasir, Miskin Akan Kesejahteraan

Lebak, Si Kaya Akan Pasir, Miskin Akan Kesejahteraan

Kamis, 6 Desember 2018 | 17:00

Tambang pasir legal maupun ilegal dibeberapa kecamatan di Kabupaten Lebak tak dapat memperbaiki ekonomi sekitar, bahkan lebih banyak mudaratnya.

BANDARA
Modus Unik Selundupkan Narkoba Kembali Terjadi di Bandara Soetta

Modus Unik Selundupkan Narkoba Kembali Terjadi di Bandara Soetta

Jumat, 18 Januari 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Upaya penyelundupan narkoba melalui pintu gerbang Indonesia yakni Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kembali terjadi.

MANCANEGARA
Ini Dia Makanan Sultan, Steak Berlapis Emas Seharga Rp5,8 Juta

Ini Dia Makanan Sultan, Steak Berlapis Emas Seharga Rp5,8 Juta

Senin, 19 November 2018 | 14:43

TANGERANGNEWS.com-Makanan berlapis emas bukan sesuatu yang asing lagi saat ini. Kini banyak restoran yang menyediakan menu tersebut, seiring

TOKOH
Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jurnalis Budi Euy Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota di Jawa

Jumat, 2 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Pendongeng Keliling Nusantara Budi Sabarudin akan kembali menjalankan program Sedekah Dongeng Keliling Nusantara. Kali ini mengusung tajuk Roadshow Dongeng Keliling 7 Kota.

"Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi seperti apa yang Anda inginkan."

George Elliot