Connect With Us

Cafe Umi Jadi Tempat Nongkrongnya Pejabat Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 12 Mei 2018 | 13:00

Spesial Nasi Goreng Cumi khas Cafe Umi. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Bagi sebagian besar pemburu kuliner, pasti mencari-cari tempat hidangan baru yang menyajikan makanan dan minuman untuk memanjakan lidahnya. Tak usah khawatir. Ada tempat kuliner terbaru yang kerap dikunjungi Pejabat Tangerang.

Namanya Cafe Umi. Para pejabat Tangerang seperti eks Bupati Tangerang dan Wakilnya, Ismet Iskandar, Rano Karno sering melepas kepenatan di kafe tersebut.

Terletak di kawasan Pasar Anyar, tepat di jalan H. Abdullah, RT 04 RW 03 No.7, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, terlihat sebuah rumah yang disulap menjadi kafe.

CAFE UMI

Cafe Umi berdiri sejak Januari 2018. Owner Cafe Umi Lila Fadillah menceritakan, awalnya ia tak berniat untuk membuka bisnis kuliner itu.

Tetapi, ia hanya berupaya mengembangkan potensi yang dimilikinya bersama anak gadisnya Adinda Yunisa, 22, di bidang tata boga.

“Awalnya cuma iseng-iseng, biar anak saya yang perempuan pinter masak. Kebetulan rumah ini (cafe umi) sejak dulu tempat kumpul keluarga besar kami," ujarnya, Sabtu (12/5/2018).

Lila menuturkan pemberian nama kafe tersebut. Rupanya pemberian nama Cafe Umi ini diambil dari nama bundanya Lila.

"Umi itu panggilan ibu saya dan ada salah satu kakak saya yang memang setiap hari datang ke rumah Umi, minta dibuatin kopi, roti, segala macam deh pokoknya," katanya.

"Terus di fotoin semua makanan sama kopinya, lalu di tag-in fotonya. Kalau ada yang komentar, kakak saya bilangnya lagi di cafe umi, setiap hari begitu. Itulah awal mulanya, jadi kepikiran bikin cafe, dan dinamakan Cafe Umi,” imbuhnya.

Sejak saat itulah Cafe Umi dilaunching dan keluarga besar Lila lebih sering berkumpul menikmati minuman dan makanan sambil ngobrol dengan santai.

Lantas merambat dari tangkai ke tangkai, pengunjung pun mulai berdatangan ke kafe miliknya itu. Terlebih lagi, beberapa tokoh daerah juga tercatat sebagai konsumen Cafe Umi.

“Pak Ismet Iskandar sering makan disini, Istrinya Rano Karno juga tak jarang order makanan kita. Mungkin beliau tau dari mulut ke mulut,” ucapnya.

Menu yang disajikan beragam. Kelezatannya tiada tanding dan dijamin para pengunjung akan ketagihan setelah mencicipinya. Adinda Yunisa mengatakan hidangan spesial yang tersedia adalah Nasi Goreng Cumi dan Spaghetti Tuna.

“Harganya standar aja sih, relatif murahlah. Lebih sering pengunjung pesan nasi goreng cumi sama spaghetti tuna. Biasanya yang pernah datang ke sini, besok-besok datang lagi,” kata dia.

Selain beberapa menu spesial tersebut, serangkaian makanan dan minuman unik lainnya juga tersajikan di sini dengan harga yang mudah terjangkau.

Kafe ini juga terbilang sangat memanjakan pengunjung. Nongkrong dengan aman dan tentram sekaligus telah disediakan Free WiFi.

Gadis yang pernah menempuh pendidikan di Jakarta Culiner Center ini menuturkan, hidangan ringan yang begitu lezat dan wajib dicicipi para pengunjung adalah Roti Goreng Enjid yang memiliki cita rasa khas dengan resep turun-temurun keluarga besarnya.

“Enjid itu artinya Kakek, roti goreng ini konon disukai Kakek. Ini resep turun-temurun keluarga Umi. Variannya ada keju, coklat, strawberry, kacang dan madu,” ucapnya seraya berkata roti goreng ini rasanya lezat, tidak hilang dalam sekejap, nikmat serta begitu melekat di lidah dan tenggorokan.

Bagi para pemburu kuliner pasti anda penasaran ingin segera berkunjung ke Cafe Umi, maka jangan lupa datang setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu pada pukul 15.00 – 21.00. Dan terakhir jangan lupa follow Instagram @cafe.umi agar bisa order pemesanan via online.(DBI/HRU)

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

KOTA TANGERANG
Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Mulai Dipadati Ratusan Bus Arus Balik Lebaran

Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Mulai Dipadati Ratusan Bus Arus Balik Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:36

Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mulai ramai menyusul ratusan bus yang berdatangan dari Jawa dan Sumatera.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill