Connect With Us

Warung Sambal Cetar di Binong, Pedasnya Tak Diragukan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 September 2019 | 14:24

Warung Makan Sambal Cetar yang berlokasi di Jalan Peusar Kidul RT 05/01, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Kuliner pedas yang dilumuri sambal menjadi tren makanan saat ini. Bagi yang hobi menyantap makanan pedas, kini ada Warung Makan Sambar Cetar yang menyediakan makanan pembakar lidah.

Warung Makan Sambal Cetar yang berlokasi di Jalan Peusar Kidul RT 05/01, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang ini pedasnya tak usah diragukan.

"Jangan ragukan kepedasannya. Makan di sini pasti pedasnya cetar membahana," ujar Cahya, Owner Warung Makan Sambar Cetar saat berbincang-bincang dengan TangerangNews, Senin (23/9/2019).

Selain mulut panas sementara, makan di sini juga bikin tubuh keringatan. Sebab, sambalnya sangat pedas.

Cahya mengatakan, warung cetar ini menyediakan aneka menu makanan yang disantap dengan tambahan cabai.

Menu unggulannya adalah ayam penyet, ayam bakar, dan ayam kremes yang dibanderol dengan harga Rp15 ribu setiap potong.

Selain itu, menu lele penyet, lele bakar, lele kremes yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu perekor pun tersedia di warung ini.

"Menu makanan yang disediakan sangat kekinian dan harganya juga terjangkau," kata Cahya.

Menurut Cahya, tersedia menu baru yang diluncurkan pada akhir bulan ini, yakni ayam cetar cabai ijo dan ayam dabu-dabu. 

Cahya menuturkan, aneka tumis juga tersedia, unggulannya adalah cah kangkung dan toge yang dibanderol Rp7 ribu.

"Kami lengkapi juga dengan ragam lalapan dan aneka minuman," tutur Cahya.

Cahya menambahkan, Warung Makan Cetar sudah tersedia pemesanan melalui aplikasi GoFood dan juga menerima pemesanan untuk konsumsi acara.

"Pemesanan bisa menghubungi kontak; 081314826577," pungkasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill