Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com—Kuliner pedas yang dilumuri sambal menjadi tren makanan saat ini. Bagi yang hobi menyantap makanan pedas, kini ada Warung Makan Sambar Cetar yang menyediakan makanan pembakar lidah.
Warung Makan Sambal Cetar yang berlokasi di Jalan Peusar Kidul RT 05/01, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang ini pedasnya tak usah diragukan.
"Jangan ragukan kepedasannya. Makan di sini pasti pedasnya cetar membahana," ujar Cahya, Owner Warung Makan Sambar Cetar saat berbincang-bincang dengan TangerangNews, Senin (23/9/2019).
Selain mulut panas sementara, makan di sini juga bikin tubuh keringatan. Sebab, sambalnya sangat pedas.

Cahya mengatakan, warung cetar ini menyediakan aneka menu makanan yang disantap dengan tambahan cabai.
Menu unggulannya adalah ayam penyet, ayam bakar, dan ayam kremes yang dibanderol dengan harga Rp15 ribu setiap potong.
Selain itu, menu lele penyet, lele bakar, lele kremes yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu perekor pun tersedia di warung ini.

"Menu makanan yang disediakan sangat kekinian dan harganya juga terjangkau," kata Cahya.
Menurut Cahya, tersedia menu baru yang diluncurkan pada akhir bulan ini, yakni ayam cetar cabai ijo dan ayam dabu-dabu.
Cahya menuturkan, aneka tumis juga tersedia, unggulannya adalah cah kangkung dan toge yang dibanderol Rp7 ribu.

"Kami lengkapi juga dengan ragam lalapan dan aneka minuman," tutur Cahya.
Cahya menambahkan, Warung Makan Cetar sudah tersedia pemesanan melalui aplikasi GoFood dan juga menerima pemesanan untuk konsumsi acara.
"Pemesanan bisa menghubungi kontak; 081314826577," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGInsiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews