Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Demi memenuhi kebutuhan penggemar minuman bubble atau dikenal dengan boba, Calais Nu membuka outlet baru di Ruko Crystal 8 No 56, Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel.
Brand lokal yang sebelumnya bernama Calais ini juga menghadirkan menawarkan varian minuman baru yang lebih fresh dan menarik.
CEO Calais Nu Yeni Liu mengatakan, saat ini sedang dalam proses pergantian nama atau rebranding menjadi Calais Nu.

“Calais sudah 9 tahun berdiri, jadi kita mengikuti perkembangan trend dengan ubah logo dan konsep agar dekat dengan kaum milenial,” jelasnya saat Grand Opening di outlet Alam Sutera, Jumat (10/1/2020).
Yeni menjelaskan, bedanya dengan brand lama, Calais Nu menawarkan rasa dan pengalaman baru dengan tema “Nu Taste” dan “Nu Experience”.
“Kalau yang lama, menu kita lebih ke kopi dan milk tea klasik. Sekarang empat tipe rasa dengan tema mood yaitu Calm, Energic, Fresh dan Chill,” katanya.
Adapun menu boba favorit di Calais Nu seperti Avocado Brown Sugar Macchiato, Honeydew Milk Tea, Sparkling Mango Matcha Tea, Ice Rose Jasmine Milk Tea dan dan Whipped Cocoa Machiato. “Total ada sekitar sekitar 20 menu baru,” jelasnya.
Selain rasa, Calais Nu juga memberikan pengalaman baru untuk konsumen dalam hal cara minum yang berbeda, yaitu Stir, Shake, Flip dan Slipit. “Untuk harga menu mulai dari Rp22 ribu sampai Rp42 ribu,” kata Yeni.
Menurut Yeni, saat ini Calais sudah memiliki 40 outlet di seluruh Indonesia, empat diantaranya berada di Tangerang. “Khusus Calais Nu baru empat outlet, di Tangerang satu,” paparnya.(RAZ/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews