Connect With Us

Penyuplai Mesin Kayu Impor di Neglasari Ini Jadi Langganan Jokowi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:02

Marketing PT Alpha Utama Mandiri Indra Jaya Putra Perkasa menunjukan mesin-mesin canggih untuk memproduksi pengolahan kayu. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Bisnis industri furniture di Indonesia kian berkembang. Mesin-mesin produksi pengolahan furniture pun kini sangat canggih hingga tidak membutuhkan banyak tenaga manusia.

Seperti PT Alpha Utama Mandiri. Mesin-mesin pengolahan kayu impor yang disuplainya tersebut, memiliki banyak keunggulan yang tak lagi memanfaatkan tenaga pekerja dalam memproduksi kayu. 

Marketing PT Alpha Utama Mandiri, Indra Jaya Putra Perkasa mengatakan, perusahaan yang berdiri sejak 1986 ini, menawarkan beragam mesin canggih untuk memproduksi kayu berkualitas. 

Mesin-mesin tersebut diantaranya automatic adge banding, boring machine, laser machinery dan cutting solution.

Menurutnya, mesin-mesin impor dari Amerika, China, dan Taiwan tersebut memudahkan perusahaan produksi kayu karena tidak lagi memanfaat banyak karyawan. 

"Kami sangat mendukung era 4.0. Nanti ke depan tiada pekerja karena ada mesin ini," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kantor Cabang PT Alpha Utama Mandiri di Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020).

Umumnya, kata dia, memproduksi furniture secara konvensional dilakukan puluhan pekerja. Namun, kini dengan mesin canggih tersebut hanya dilakukan tiga pekerja. Itu pun operator mesin.

"Dulu kerja ngangkat-ngangkat pakai orang, sekarang bisa dilakukan dengan mesin. Tapi tetap pakai operator hanya tiga orang. Jadi, nggak perlu banyak karyawan," imbuh Indra.

Mesin-mesin canggih tersebut di jual dengan harga bervariasi mulai puluhan juta sampai miliaran rupiah. Dalam setiap unitnya diklaim memiliki keunggulan untuk menekan biaya produksi.

Indra menambahkan perusahaannya ini merupakan langganan PT Rakabu, perusahaan yang dirintis Presiden Jokowi yang kini dilanjutkan anaknya, Rakabuming. 

"Pak Jokowi sebagai pebisnis kayu sudah bermitra dengan kami sejak tahun 1990. Sampai sekarang masih bermitra kaitan mesin pengolahan kami," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

KAB. TANGERANG
Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Senin, 24 Agustus 2026 | 22:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kidon Ginting, 58, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill