Connect With Us

Gunakan Teknologi Tinggi, Hana Plywood Diklaim Bahan Furniture Paling Kokoh

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Maret 2020 | 19:09

Marketing Hana Plywood, Nikita menampilkan produk Flatform Furniture Grade (FFG). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Produk Flatform Furniture Grade (FFG) dengan brand Hana Plywood diklaim menjadi kayu yang kokoh untuk bahan baku fasilitas furniture.

"Produk FFG kami ini sangat kokoh. Cocok digunakan untuk pembuatan furniture karena diproduksi dengan mesin berteknologi tinggi," ujar Nikita, marketing Hana Plywood saat ditemui di kawasan Bandara Mas, Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (11/3/2020).

Ia menjelaskan, Hana Plywood memiliki ketebalan yang bervariasi diantaranya 3mm, 6mm, 9mm, 12mm, 18mm sampai dengan 40mm dan menyediakan plywood yang dikalibrasi dengan toleransi ketebalan ±2.0mm.

"Produk ini memiliki kekuatan dan lapisan kayu yang solid dan memungkinkan untuk dilaminasi langsung dengan HPL, Veneer, dan lapisan UV," katanya.

Menurutnya, produk Hana Plywood tidak mudah pecah saat dibor dan grooving dengan mesin atau secara manual dan memudahkan bahan dibentuk dengan diameter kecil dan dibentuk bundar dengan mudah.

"Dan menggunakan jenis lem dengan emisi rendah yang telah disetifikasi sehingga ramah lingkungan," tutur Nikita.

Dengan kelebihan produk FFG, Hana Plywood yang digagas PT. Alpha Utama Mandiri tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan anda sebagai mesin pendukung juga bahan utama furniture.

"Jadi, produk kami ini sangat cocok digunakan untuk pembuatan seperti lemari yang berada di pemerintahan maupun swasta," pungkasnya. (RMI/RAC)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BANTEN
Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:35

Mata merah, berair, dan terasa tidak nyaman merupakan keluhan yang cukup sering dialami. Kondisi tersebut kerap membuat seseorang langsung membeli obat tetes mata tanpa mengetahui dampaknya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill