Connect With Us

Melihat Pembuatan Dodol Cilenggang Khas Betawi di Tangsel

Redaksi | Selasa, 2 Maret 2021 | 13:19

Asep Jayasutisna pemilik Toko Titi Mugi Jaya. (@TangerangNews / Anita Puspita Sari)

TANGERANGNEWS.com-Dodol Cilenggang merupakan salah satu dodol khas Betawi yang diproduksi di Toko Titi Mugi Jaya yang terletak di jalan Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dodol khas Betawi ini selain mempunyai rasa yang enak, harganya pun relatif terjangkau. Mulai dari Rp10.000 per kotak, dan Rp13.000 per gulungan.

 	Dodol Cilenggang salah satu dodol khas Betawi.

Dodol ini mengalami banyak pesanan pada saat lebaran dan ada pesanan untuk hajatan. Selain itu makanan ini juga diminati oleh masyarakat dalam maupun luar Kota Tangerang. 

"Bisnis dodol ini turun temurun dari orangtua. Udah dari 10 tahun yang lalu, pas tahun 1995. Dulu produksi cuma pas lebaran, tapi sekarang produksi kalo misal stok udah abis atau ada pesanan," ujar Asep Jayasutisna pemilik Toko Titi Mugi Jaya, Selasa (02/03/2021).

Spanduk Titi Mugi Jaya.

Dodol Cilenggang khas Betawi ini dapat bertahan selama dua minggu, hingga maksimal satu bulan.

Asep mengatakan, dodol Betawi hampir semua sama, dan hanya beda pada waktu prosesnya.

Dodol Cilenggang salah satu dodol khas Betawi.

"Karena dodol ini ada di Tangerang, jadi hampir tiap rumah itu bikin tidak untuk dijual dulunya. Bikin hanya untuk pribadi, dan akhirnya baru inisiatif untuk dijual," katanya.

Sebelum pandemi, setiap satu bulan pihaknya bisa memproduksi produksi 8 kuali. Namun pada saat adanya pandemi Asep hanya mendapatkan setengahnya saja. Ia juga hanya memiliki dua orang karyawan lepas.

Dodol Cilenggang salah satu dodol khas Betawi.

"Proses bikinnya 7 jam, kalo untuk siap dimakan pas 12 jam untuk tunggu dingin. Kalau masih anget lalu dibungkus, itu bikin cepet jamuran," jelasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:27

Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill