Connect With Us

Goodbye JakCloth! Seluruh Tokonya Tutup, Barang Dibanderol Mulai Rp15 Ribu

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:36

Flayer JakCloth. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-JakCloth, brand pakaian lokal mengabarkan menutup seluruh tokonya di Indonesia karena berdampak pandemi COVID-19. Untuk mengosongkan toko, barang-barangnya pun dibanderol dengan harga murah. 

"Ya, betul kami menutup seluruh toko yang ada di Indonesia," ujar Ucok Nasution, Pendiri JakCloth saat dihubungi TangerangNews, Kamis (27/5/2021). 

Ucok mengungkapkan, alasan penutupan karena JakCloth terdampak pandemi COVID-19, terutama diberlakukannya kebijakan PPKM. 

"Daya beli di JakCloth memang menurun sehingga kami terpaksa menutup seluruh toko. Jadi, kalau PSBB/PPKM terus diberlakukan, ya kita enggak bisa apa-apa. Saya pikir penutupan toko ini wajar," imbuh Ucok. 

Total jumlah toko JakCloth di Indonesia yang tutup berjumlah 18, termasuk toko  yang berada di Karawaci dan Cikupa, Tangerang. 

Ucok menyebut, seluruh barang di toko JakCloth yang selalu menarik pengunjung di kalangan anak muda ini mulai 28 Mei 2021 dijual dengan harga Rp15 ribu. 

"Barang-barang kami jual mulai harga Rp15 ribu, diskonnya rata-rata 80% sampai 90%," jelasnya. 

Ke depan pihaknya akan berfokus dengan JakCloth online karena untuk offline dinilai sudah tidak kondusif. "Mudah-mudahan untuk online pada Desember ini bisa kita mulai desainnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:47

Ratusan pelajar bersama warga tumpah ruah mengikuti Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus pembuka rangkaian Gebyar Ramadan Kariim Al-Ittihad di kawasan Pasar Lama hingga pelataran Masjid Agung Al-Ittihad

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill