PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert
Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TANGERANGNEWS.com-JakCloth, brand pakaian lokal mengabarkan menutup seluruh tokonya di Indonesia karena berdampak pandemi COVID-19. Untuk mengosongkan toko, barang-barangnya pun dibanderol dengan harga murah.
"Ya, betul kami menutup seluruh toko yang ada di Indonesia," ujar Ucok Nasution, Pendiri JakCloth saat dihubungi TangerangNews, Kamis (27/5/2021).
Ucok mengungkapkan, alasan penutupan karena JakCloth terdampak pandemi COVID-19, terutama diberlakukannya kebijakan PPKM.
"Daya beli di JakCloth memang menurun sehingga kami terpaksa menutup seluruh toko. Jadi, kalau PSBB/PPKM terus diberlakukan, ya kita enggak bisa apa-apa. Saya pikir penutupan toko ini wajar," imbuh Ucok.
Total jumlah toko JakCloth di Indonesia yang tutup berjumlah 18, termasuk toko yang berada di Karawaci dan Cikupa, Tangerang.
Ucok menyebut, seluruh barang di toko JakCloth yang selalu menarik pengunjung di kalangan anak muda ini mulai 28 Mei 2021 dijual dengan harga Rp15 ribu.
"Barang-barang kami jual mulai harga Rp15 ribu, diskonnya rata-rata 80% sampai 90%," jelasnya.
Ke depan pihaknya akan berfokus dengan JakCloth online karena untuk offline dinilai sudah tidak kondusif. "Mudah-mudahan untuk online pada Desember ini bisa kita mulai desainnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews