Pemkab Tangerang Wacanakan Program Beasiswa S2 dan S3
Kamis, 23 April 2026 | 19:13
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengadakan Program Beasiswa Pascasarjana untuk masyarakat di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-JakCloth, brand pakaian lokal mengabarkan menutup seluruh tokonya di Indonesia karena berdampak pandemi COVID-19. Untuk mengosongkan toko, barang-barangnya pun dibanderol dengan harga murah.
"Ya, betul kami menutup seluruh toko yang ada di Indonesia," ujar Ucok Nasution, Pendiri JakCloth saat dihubungi TangerangNews, Kamis (27/5/2021).
Ucok mengungkapkan, alasan penutupan karena JakCloth terdampak pandemi COVID-19, terutama diberlakukannya kebijakan PPKM.
"Daya beli di JakCloth memang menurun sehingga kami terpaksa menutup seluruh toko. Jadi, kalau PSBB/PPKM terus diberlakukan, ya kita enggak bisa apa-apa. Saya pikir penutupan toko ini wajar," imbuh Ucok.
Total jumlah toko JakCloth di Indonesia yang tutup berjumlah 18, termasuk toko yang berada di Karawaci dan Cikupa, Tangerang.
Ucok menyebut, seluruh barang di toko JakCloth yang selalu menarik pengunjung di kalangan anak muda ini mulai 28 Mei 2021 dijual dengan harga Rp15 ribu.
"Barang-barang kami jual mulai harga Rp15 ribu, diskonnya rata-rata 80% sampai 90%," jelasnya.
Ke depan pihaknya akan berfokus dengan JakCloth online karena untuk offline dinilai sudah tidak kondusif. "Mudah-mudahan untuk online pada Desember ini bisa kita mulai desainnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengadakan Program Beasiswa Pascasarjana untuk masyarakat di wilayahnya.
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Dua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews