Connect With Us

Saatnya Investasi Properti di Lokasi Premium

Tim TangerangNews.com | Kamis, 9 September 2021 | 20:32

Direktur Marketing & Sales Paramount Land M Nawawi saat webinar properti. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Saat ini waktu yang tepat untuk membeli produk properti. Karena adanya stimulus seperti relaksasi PPN, kebijakan uang muka ringan dari pemerintah serta promo yang diberikan pengembang.

Hal itu disampaikan Pengamat Properti Ali Tranghanda saat menjadi narasumber webinar properti bertajuk ‘Pilihan Investasi Properti di Lokasi Premium’ secara virtual yang diselenggarakan Paramount Land. Selain Ali Tranghanda hadir narasumber lainnya Felicia M. Simon, Executive Vice President of Consumer Loan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan dipandu komedian Cak Lontong.

Ali memaparkan, sektor properti tidak sepenuhnya kehilangan daya beli. Bahkan berdasarkan data, project yang diluncurkan ketika pandemi justru lebih banyak dibandingkan sebelum pandemi. Ketika pandemi, keuangan masyarakat pasti berdampak,  faktanya semakin ke bawah, semakin terganggu. Namun yang menengah ke atas daya belinya masih ada dan menyimpan uangnya di perbankan dan mereka akan memilih properti sebagai investasi. “Itulah yang ditangkap pengembang properti dengan meluncurkan produk-produk baru di tengah pandemi dengan target menengah atas,” ujarnya.

Selain lokasi yang strategis dan desain rumah yang fungsional, konsumen juga melihat material rumah sebagai poin lain yang patut dipertimbangkan. Soal lokasi, hunian di Jabodetabek tetap diminati masyarakat meskipun di tengah pandemi. Salah satu wilayah yang potensial dijadikan investasi di Tangerang adalah Gading Serpong.

“Paramount Land telah mengembangkan Kota Gading Serpong sebagai pusat hunian dan komersial yang saling terintegrasi dengan berbagai fasilitas lengkap. Fasilitas, infrastruktur, dan produk hunian serta komersial yang lengkap itu merupakan upaya dalam memenuhi komitmen sebagai pengembang terpercaya,” kata Ali Tranghanda.

Pada kesempatan yang sama Felicia M. Simon, Executive Vice President of Consumer Loan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjelaskan, pada semester pertama 2021 kondisi ekonomi terus membaik. Bahkan ekspor Indonesia meningkat 30% dari kuartal sebelumnya. Likuiditas perbankan saat ini juga cukup melimpah, karena masyarakat tidak bisa melakukan kredit termasuk juga KPR. Saat pandemi, kegiatan para pebisnis belum setinggi pada saat sebelum pandemi. Karena, untuk melakukan pengembangan usaha terkendala Covid-19 dan sehingga permintaan kredit ke bank juga menurun. 

Untuk menggerakkan pemulihan ekonomi, Pemerintah memberikan sejumlah stimulus di sektor properti, di antaranya suku bunga yang rendah hingga 3,5%, DP rendah dan PPN ditanggung pemerintah. Kita ketahui bersama hunian merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat Indonesia. Memiliki rumah adalah sebuah mimpi.

“Selama pandemi kami melihat daya beli konsumen itu tetap ada terutama menengah atas, tinggal bagaimana menggerakkan mereka untuk berinvestasi itu yang harus kita lakukan,“ ujarnya.

Tahun ini merupakan salah satu periode paling istimewa, di saat pandemi seperti ini Pemerintah memberikan stimulus dengan memberikan suku bunga yang paling rendah selama 10 tahun terakhir.

M Nawawi, Direktur Marketing & Sales Paramount Land optimis sektor properti terus bangkit dan kebutuhan akan hunian masih cukup tinggi. Hal ini terbukti selama pandemi Covid-19, Paramount berhasil menjual 2.700 unit properti. Ini membuktikan bahwa kebutuhan rumah maupun untuk investasi masih tinggi.

“Selama 2020 Paramount Land telah meluncurkan 7 produk baru properti dan tahun ini sudah meluncurkan 4 kali produk properti dan semuanya terserap pasar dengan baik,” ujarnya. (rls)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill