Connect With Us

Ini Cerita Nikita Mirzani Seusai Pemeriksaan

Dena Perdana | Kamis, 17 Desember 2015 | 08:47

Nikita Mirzani (kapanlagi.com / kapanlagi.com)

TANGERANG – Nikita Mirzani menjalani pemeriksaan tambahan, Rabu (16/12), atas kasus prostitusi yang menyeretnya. Awalnya, pemeriksaan dijadwalkan di luar Mabes Polri dengan alasan kenyamanan.

Namun, ternyata rencana itu berubah. Hal itu diungkapkan Nikita dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan Fenny Rose di acara 'Rumpi' yang disiarkan langsung Trans TV, Kamis (17/12). “Pemeriksaannya sudah kemarin, di Mabes kok pemeriksaannya," ujar Nikita.

Lalu, bagaimana ceritanya? "Lupa berapa jam soalnya aku nggak liatin jam. Yang jelas, nggak sebentar dan nggak lama juga. Kalau ditanya ya seputaran yang kayak kemarin saja. Yang penting Niki tegaskan kalau Niki tidak melakukan apa yang dituduhkan," tuturnya.

Ibu dua orang anak tersebut juga mengatakan bahwa dirinya tidak menjalani pemeriksaan secara bersamaan dengan PR. "Aku sendiri. Waktu kemarin jalani pemeriksaan tambahan nggak bareng dengan siapapun. Lagian aku juga nggak kenal dengan PR dan orang-orang yang kemarin itu," lanjut mantan istri Sajad Ukra tersebut.

Lantas jadikah Nikita membawa bukti pakaian dalam dan telepon genggam? "Iya, tapi akhirnya kalau pakaian dalam nggak jadi, jadinya telepon genggam saja," ujarnya.

Nikita menambahkan, hingga pemeriksaan kemarin dirinya belum menunjuk seorang pengacara. "Nanti saja kalau memang aku pikir perlu baru deh saya menunjuk pengacara," tutupnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:21

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

BANTEN
Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RUSD Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill