Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANG – Farhat Abbas angkat bicara soal video curhatan Mulan Jameela sekaligus permintaan maafnya ke Maia Estianty. Menurut Farhat, wajar jika Ahmad Dhani marah ke Deddy Corbuzier yang menjadi tempat curhat Mulan.
"Kalau melihat ini, Dhani harus marah," kata Farhat. "Memang Deddy Corbuzier ini suka cari gara-gara. Dulu anaknya Ahmad Dhani diadu sama saya, sekarang istrinya lagi diadu-adu. Maklum aja jika nanti Dhani nonjok kepalanya Deddy Corbuzier. Ya, wajar-wajar aja."
Farhat juga membahas tentang tuduhan Dhani kalau Deddy menghipnotis Mulan. "Hipnotis itu juga harus diperiksa. Apakah dihipnotis hanya untuk ngomong atau jangan-jangan dihipnotis melalukan yang lain, kan ke rumah laki-laki. Makanya, saya mendukung upaya Dhani menyelidiki kalau memang ada pelecehan atau bujuk rayu yang merugikan, maka Deddy Corbuzier bisa dipidana,” paparnya.
Farhat sendiri masih berurusan dengan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Dhani. Pasalnya, Farhat dulu sering bicara terlalu kritis, terutama saat mengomentari kasus kecelakaan Dul yang menewaskan tujuh orang.
Meski sudah meminta maaf dan dimaafkan, Dhani tetap ingin kasus itu diselesaikan secara hukum. Tujuannya supaya memberikan efek jera untuk Farhat. Namun, mantan suami siri Regina Andriane Saputri itu menganggap seharusnya tak perlu lagi ada persidangan. "Seharusnya tidak perlu, kan Dhani sudah memaafkan," tegas Farhat.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGPT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews