Connect With Us

Soal Hipnotis Corbuzier, Farhat Abbas Dukung Dhani

EYD | Sabtu, 19 Desember 2015 | 11:51

Farhat Abbas menabuh genderang perang kepada Ahmad Dhani, terlebih setelah dia menyebut rivalnya itu seperti jin. (kapanlagi.com / tangerangnews)

TANGERANG – Farhat Abbas angkat bicara soal video curhatan Mulan Jameela sekaligus permintaan maafnya ke Maia Estianty. Menurut Farhat, wajar jika Ahmad Dhani marah ke Deddy Corbuzier yang menjadi tempat curhat Mulan.

"Kalau melihat ini, Dhani harus marah," kata Farhat. "Memang Deddy Corbuzier ini suka cari gara-gara. Dulu anaknya Ahmad Dhani diadu sama saya, sekarang istrinya lagi diadu-adu. Maklum aja jika nanti Dhani nonjok kepalanya Deddy Corbuzier. Ya, wajar-wajar aja."

Farhat juga membahas tentang tuduhan Dhani kalau Deddy menghipnotis Mulan. "Hipnotis itu juga harus diperiksa. Apakah dihipnotis hanya untuk ngomong atau jangan-jangan dihipnotis melalukan yang lain, kan ke rumah laki-laki. Makanya, saya mendukung upaya Dhani menyelidiki kalau memang ada pelecehan atau bujuk rayu yang merugikan, maka Deddy Corbuzier bisa dipidana,” paparnya.

Farhat sendiri masih berurusan dengan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Dhani. Pasalnya, Farhat dulu sering bicara terlalu kritis, terutama saat mengomentari kasus kecelakaan Dul yang menewaskan tujuh orang.

Meski sudah meminta maaf dan dimaafkan, Dhani tetap ingin kasus itu diselesaikan secara hukum. Tujuannya supaya memberikan efek jera untuk Farhat. Namun, mantan suami siri Regina Andriane Saputri itu menganggap seharusnya tak perlu lagi ada persidangan. "Seharusnya tidak perlu, kan Dhani sudah memaafkan," tegas Farhat.

TagsHiburan
TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill