Connect With Us

Proses Cerai, Pekerjaan Masayu Anastasia Malah Moncer

EYD | Kamis, 11 Februari 2016 | 17:48

Masayu Anastasia (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Masayu Anastasia tengah menghadapi proses cerai dengan sang suami, Lembu. Masayu menggambarkan hubungan dengan Lembu yang kini hambar dan dingin, meski masih serumah.

Belakangan artis berkulit eksotis itu sinis dengan sikap Lembu yang mengulur-ngulur sidang cerainya. Masayu mau segera berpisah agar tak banyak pikiran. Soal nafkah dari Lembu dia juga sudah tak peduli lantaran kariernya justru semakin moncer.

“Kalau nafkah gue nggak pernah mempermasalahkan itu, kalaupun dia nggak memberi itu, dari hati nurani dia aja sih, kan dia ayahnya. Alhamdulillah kerjaan gue makin ke sini nggak berhenti, stripping jalan terus,” ucapnya di PA Jaksel, Kamis (11/2/2016).

Bintang film 'Horror House' itu menambahkan, semenjak proses cerai, dia sudah tak menjalankan kewajiban sebagai istri. Masih dengan nada sinis, Masayu mengaku sudah sama sekali tak melayani Lembu meski untuk urusan yang remeh-temeh.

“Kayaknya hati gue nggak sampai segitunya, bikinin kue dan kopi segala tiap paginya udah males sama dia,” ucap Masayu.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANDARA
Bandara Soetta Siap Layani 35 Ribu Jemaah Haji, Sediakan Makkah Route di Terminal 2F

Bandara Soetta Siap Layani 35 Ribu Jemaah Haji, Sediakan Makkah Route di Terminal 2F

Senin, 20 April 2026 | 17:29

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan 35.285 jemaah haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill