ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANG – Zaskia Gotik mengikuti pelatihan kebangsaan lewat program Klinik Pancasila di Gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jumat (8/4). Dia juga sempat mengikuti upacara yang diikuti puluhan anggota OSIS Sekolah Menengah Atas (SMA) se-DKI Jakarta.
Tidak hanya itu, Direktur Klinik Pancasila Kemenhan, Dodi Susanto mengungkap Zaskia juga diminta untuk membuat Diary tentang Pancasila. Apa itu?
Rupanya, Zaskia diminta untuk menuliskan segala kegiatannya yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Apalagi, penyanyi dangdut itu juga telah dilantik sebagai Dokter Klinik Pancasila.
"Programnya Zaskia akan menulis diary pancasila, mulai dari subuh dia menegur ibu, tetangga," ujar Dodi. "Akhir bulan nanti dikoreksi sama saya. Nanti akan dipublikasikan."
Gelar tersebut diberikan karena mantan Vicky Prasetyo ini sangat gigih memperbaiki diri usai tersandung kasus tersebut. Diharapkan, predikat itu akan membuat Zaskia lebih berhati-hati dalam berbicara dan tidak lagi melecehkan lambang Pancasila serta bisa menyemangati anak-anak lain untuk lebih menghargai Pancasila.
"Beliau juga diharap akan menyemangati anak bangsa lain. Kasus yang menimpa Zaskia ini adalah koreksi juga bagi kami bahwa kami kurang beri perhatian," ucap Dodi. "Jadi biarlah kekhilafan dia jadi sejarah. Tapi, ikhtiar dia berjuang memperbaiki diri adalah ciri seorang pahlawan. Makanya kami mengukuhkan beliau dengan segala pertimbangan itu."
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews