Connect With Us

Tamara Bleszynski Lapor Polisi Usai Dijambak Preman

EYD | Jumat, 15 April 2016 | 10:03

Tamara Bleszynski saat melapor kejadian premanisme yang menimpa dirinya di Bali (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Tamara Bleszynski tak mau berdiam diri setelah menjadi korban premanisme di Kawasan Echo Beach, Canggu, Bali, pada Kamis (14/4/2016). Setelah melapor pada polisi, kini Tamara menyebarkan sketsa pria berinisial WS yang menyerangnya.

Aktris berusia 41 tahun itu mengunggah sketsa WS melalui akun Instagramnya. Tamara mengunggah sketsa tersebut agar masyarakat berhati-hati jika mengunjungi Echo Beach, Canggu, Bali.

"Waspada! Ini ciri-ciri dari pelaku tindakan premanisme di Echo Beach Canggu," ujar Tamara di akun @tamarableszynskiofficial. "Sering terlihat mengendarai sepeda motor di jalan Batu mejan, Echo Beach, Canggu."

Dalam sketsa tersebut tampak ciri-ciri WS yang tampak berambut cepak dan berwajah bundar. Netizen pun berterima kasih tas informasi yang diberikan Tamara ini.

"Suksma infonya mba Tamara," komentar seorang netizen. "Makasih semoga Kak Tamara dan Kenzou baik-baik aja," komentar netizen lainnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Tamara mengalami penganiayaan saat menuju arah pulang bersama anaknya. Pelaku sempat menjambak rambut Tamara sehingga dia nekat bersembunyi di warung. Kini kasus tersebut telah ditangani Polsek Kuta Utara, Bali.

TagsHiburan
KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill