Connect With Us

Libur Sekolah, Living World Tangerang Hadirkan Hutan Imajiner

Denny Bagus Irawan | Kamis, 16 Juni 2016 | 17:16

Living World Alam Sutera Tangerang menghadirkan Lobu sebuah intellectualy property atau IP pertama di Indonesia. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Dalam mengisi liburan sekolah yang jatuh juga dengan bulan Ramadan, Living World Alam Sutera Tangerang menghadirkan Lobu sebuah intellectualy property atau IP pertama di Indonesia.

Public Relation (PR) Living World, Vennisia mengatakan, Lobu menceritakan tentang kisah seorang anak bernama Lala yang hidup di hutan imajiner bernama Hutan Lobu.

Di sana Lala berteman dan berinteraksi bersama hewan-hewan layaknya manusia. Ada Ella si gajah kecil  yang merupkan Gajah Pigmi yang hidup di Kalimantan Utara, Nono si Badak bercula satu yang merupakan endemic di Ujung Kulon, serta  Wouwou si anak orang utan.

"Lobu mulai digarap pada 2008 dengan menitikberatkan pada landasan budi pekerti dan pembentukan karakter positif bagi anak-anak Indonesia. Kepribadian anak-anak Indonesia yang lucu, optimis baik hati dan unggul menjadi pilar utama dari cerita Lobu ini," ujarnya. 

Cerita yang diangkat dalam Lobu optimis baik hati dan unggul, menjadi pilar utama dan cerita Lobu ini. Cerita yang diangkat dalam Lobu adalah bagian dari pembentukan karakter positif bagi anak yang ditulis dengan gaya pendekatan ringan dan kocak. 

Sehingga pesan  yang ingin disampaikan dapat diserap dengan baik oleh anak. Tidak kalah penting, misi memperkenalkan batik sejak dini juga diangkat dalam Lobu. Karakter hewan di hutan Lobu memiliki motif batik yang sangat Indonesia.

Lobu akan hadir menghibur para pengunjung Living World melalui interactive story telling show, perpaduan antara dongeng, musik dan pertunjukan yang akan dipentaskan setiap Sabtu dan Minggu pukul 14.00 sampai 16.00.

 

 

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

KOTA TANGERANG
Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:49

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill