Connect With Us

Band asal Tangsel Ciptakan Album Korupsi Sampai Mati

Denny Bagus Irawan | Minggu, 4 September 2016 | 04:00

| Dibaca : 2971

One night in Alcatraz sebuah band indie beraliran Grunge Rock berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan almbun Korupsi sampai Mati. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-One night in Alcatraz sebuah band indie beraliran Grunge Rock berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Band yang mulai aktif sejak pertengahan 2009 ini beranggotakan; Tyo Prasetyo sebagai drummer, Elfyanto Bagjana sebagai Bassist, Andree Dalimunthe sebagai Guitaris merangkap ‘Provokator’. Hingga kini tetap konsisten berkarya dengan lirik-lirik pembangkangan, syair cenderung satir dan dibalut komposisi musik ‘berisik’ yang ringan dalam setiap lagunya sebagai ciri khas identik dari band ini.

 

Awal September 2016, One Night In Alcatraz merilis demo lagu terbarunya melalui situs internet soundcloud.com untuk dapat dikonsumsi oleh publik secara online. Lagu berjudul ‘Korupsi Sampai Mati’ merupakan sebuah karya lagu yang dikerjakan dalam kurun waktu cukup singkat yaitu kurang lebih selama 3 minggu untuk proses keseluruhan produksi.

 

Mulai dari penulisan lirik, pengukuhan aransemen, pengolahan studio latihan, masuk aktivitas rekaman hingga selesai pengemasan audio. Lagu yang rencananya rilis bulan Agustus guna mengejar moment kemerdekaan harus sedikit tertunda karena sempat mengalami kendala teknis saat penggarapan. “Namun dengan semangat yang sama kini band ini meluncurkan single demo lagu ‘Korupsi Sampai Mati’ sebagai hadiah persembahan 71 tahun dirgahayu Republik Indonesia,” tutur Andree pada keterangan persnya kepada TangerangNews.com.

 

Lagu berdurasi 3 menit 49 detik, me-representasikan keresahan terhadap budaya korupsi yang tumbuh subur di sekitar negeri ini dan gambaran kekecewaan mendalam terhadap ketidaktegasan lembaga penegak hukum.

 

Menurutnya, Korupsi Sampai Mati adalah pribadi lagu yang kritis, penuh kekesalan, kental dengan sindiran. “Namun memiliki energi optimisme serta ajakan berani melakukan perubahan dan perlawanan dengan cara elegan,” ujarnya. Alur lagu dan bauran instrument yang dibangun cukup sederhana menjadikan Korupsi Sampai Mati mudah dicerna oleh telinga pendengar dari berbagai lintas generasi dan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anti-korupsi anak-anak negeri agar tidak durhaka pada Ibu Pertiwi.

 

 

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Deklarasi Sayang Barudak

Pemkab Tangerang Deklarasi Sayang Barudak

Selasa, 19 Maret 2019 | 21:16

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang melalui Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) menggandeng camat dan aktivis perlindungan anak

AYO! TANGERANG CERDAS
Rudiantara Ingin Tiru Silabus Perusahaan Teknologi Asing, Ini Alasannya

Rudiantara Ingin Tiru Silabus Perusahaan Teknologi Asing, Ini Alasannya

Selasa, 12 Maret 2019 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Rudiantara akan mengadopsi beberapa silabus dari perusahaan global technology di luar negeri untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia.

WISATA
Yuk, Bersantai di Waterboom Lippo Cikarang

Yuk, Bersantai di Waterboom Lippo Cikarang

Kamis, 28 Februari 2019 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Waterboom identik dengan permainan air yang memacu adrenalin. Seperti di Waterboom Lippo Cikarang, pengunjung bisa menemukan wahana permainan yang berbeda.

SPORT
Denis FC Juarai Turnamen Bina Jaya Cup Tangerang

Denis FC Juarai Turnamen Bina Jaya Cup Tangerang

Minggu, 10 Maret 2019 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Turnamen Sepak Bola Bina Jaya Cup usai digelar. Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, ikut menonton pertandingan Grand Final yang digelar di lapangan sepak bola Latus, Jalan Aria Putra

"Untuk bisa sukses, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari pada ketakutan Anda untuk gagal."

Bill Cosby