Connect With Us

Band asal Tangsel Ciptakan Album Korupsi Sampai Mati

Denny Bagus Irawan | Minggu, 4 September 2016 | 04:00

| Dibaca : 2537

One night in Alcatraz sebuah band indie beraliran Grunge Rock berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan almbun Korupsi sampai Mati. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-One night in Alcatraz sebuah band indie beraliran Grunge Rock berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Band yang mulai aktif sejak pertengahan 2009 ini beranggotakan; Tyo Prasetyo sebagai drummer, Elfyanto Bagjana sebagai Bassist, Andree Dalimunthe sebagai Guitaris merangkap ‘Provokator’. Hingga kini tetap konsisten berkarya dengan lirik-lirik pembangkangan, syair cenderung satir dan dibalut komposisi musik ‘berisik’ yang ringan dalam setiap lagunya sebagai ciri khas identik dari band ini.

 

Awal September 2016, One Night In Alcatraz merilis demo lagu terbarunya melalui situs internet soundcloud.com untuk dapat dikonsumsi oleh publik secara online. Lagu berjudul ‘Korupsi Sampai Mati’ merupakan sebuah karya lagu yang dikerjakan dalam kurun waktu cukup singkat yaitu kurang lebih selama 3 minggu untuk proses keseluruhan produksi.

 

Mulai dari penulisan lirik, pengukuhan aransemen, pengolahan studio latihan, masuk aktivitas rekaman hingga selesai pengemasan audio. Lagu yang rencananya rilis bulan Agustus guna mengejar moment kemerdekaan harus sedikit tertunda karena sempat mengalami kendala teknis saat penggarapan. “Namun dengan semangat yang sama kini band ini meluncurkan single demo lagu ‘Korupsi Sampai Mati’ sebagai hadiah persembahan 71 tahun dirgahayu Republik Indonesia,” tutur Andree pada keterangan persnya kepada TangerangNews.com.

 

Lagu berdurasi 3 menit 49 detik, me-representasikan keresahan terhadap budaya korupsi yang tumbuh subur di sekitar negeri ini dan gambaran kekecewaan mendalam terhadap ketidaktegasan lembaga penegak hukum.

 

Menurutnya, Korupsi Sampai Mati adalah pribadi lagu yang kritis, penuh kekesalan, kental dengan sindiran. “Namun memiliki energi optimisme serta ajakan berani melakukan perubahan dan perlawanan dengan cara elegan,” ujarnya. Alur lagu dan bauran instrument yang dibangun cukup sederhana menjadikan Korupsi Sampai Mati mudah dicerna oleh telinga pendengar dari berbagai lintas generasi dan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anti-korupsi anak-anak negeri agar tidak durhaka pada Ibu Pertiwi.

 

 

PROPERTI
Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Jumat, 3 Februari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Dua factory outlet terbaru besar dan terbesar di Qbig BSD City, Tangsel, yakni Factory outlet tersebut adalah Truly premiun Outlet (TPO) dan FAMOGAL (Fashionable Moslem Gallery, mulai dibuka.

TEKNO
10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

Kamis, 6 April 2017 | 14:00

Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan internet. Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi

TOKOH
Ketua Fraksi PKS : Kebhinnekaan Adalah Fitrah Bangsa Indonesia

Ketua Fraksi PKS : Kebhinnekaan Adalah Fitrah Bangsa Indonesia

Senin, 17 April 2017 | 11:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menegaskan, pentingnya menjaga kebhinnekaan dalam Republik Indonesia tercinta.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor