RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com-Memasuki tahun ke delapan, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menggelar perhelatan akbar Festival Kuliner Serpong (FKS) yang paling ditunggu sepanjang tahun.
Setelah sukses memperkenalkan tema berbagai masakan nusantara, kali ini SMS kembali tertantang untuk menyuguhkan ragam kuliner dan budaya nusantara dari Bumi Borneo, pulau Kalimantan.
Dalam momen ini SMS ingin mengajak lagi masyarakat untuk lebih mencintai dan mengangkat kemewahan kuliner budaya tanah Borneo selama sebulan penuh, tepatnya pada tanggal 16 Agustus hingga 16 September 2018.
Dilengkapi dengan balutan dekorasi khas Kalimantan, area parkir selatan SMS akan menjadi lokasi yang menyajikan beragam kuliner terbaik. Berangkat dari kekayaan kuliner dan budaya Kalimantan, FKS tahun ini diinspirasi oleh kota-kota besar di pulau tersebut seperti Pontianak, Banjarmasin, Singkawang hingga Sambas.
Dari panggung yang dibentuk menyerupai Rumah Betang, Rumah Adat Suku Dayak dengan ukiran perpaduan warna hitam dan kuning, hingga sapundu yaitu totem berbentuk orang yang kerap ditemukan di pelosok Kalimantan akan berdiri kokoh di area Parkir Selatan dengan warna yang merefleksikan semangat suku utama puhu ini.

"Pengunjung dapat menikmati menu otentik khas Borneo seperti Bubur lkan Aweng, Sate Kuah Pontianak, Bubur Pedas Sambas, Rujak Idola Singkawang, Soto Banjar dan Sate Tulang Borneo, serta masih banyak lagi," kata Center Director SMS Willy Effendy.

Untuk menikmati sajian di FKS, pengunjung cukup menukarkan uang dengan kartu makan berisi saldo yang dapat ditukarkan di kasir yang disediakan. "Dengan total 100 tenant kuliner nusantara yang dilengkapi dengan bangunan bersejarah dan ikon-ikon identik," ujar Willy.
Guna lebih memeriahkan acara FKS, SMS turut mengundang musisi asal Kalimantan tampil di panggung FKS yaitu Radja Band pada tanggal 5 September dan juga Element pada tanggal 12 September 2018, sambil menemani pengunjung berwisata kuliner bersama keluarga.
"Tidak hanya memuaskan lidah dan telinga pengunjung, persembahan tarian tradisional seperti Tari Borneo Khatulistiwa juga dipersiapkan untuk meramaikan suasana festival dan memperkenalkan pesona kebudayaan asli Borneo, serta alunan alat musik tradisional yaitu Nada Borneo dalam permainan musik sape," jelas Willy.(RAZ/HRU)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Platform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.
Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews