Connect With Us

Festival Kuliner Serpong 2018 Hadirkan Pesona Bumi Borneo

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:09

Festival Kuliner Serpong 2018 bernuansa Pesona Bumi Borneo di Summarecon Mal Serpong (SMS). (@TangerangNews/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Memasuki tahun ke delapan, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menggelar perhelatan akbar Festival Kuliner Serpong (FKS) yang paling ditunggu sepanjang tahun. 

Setelah sukses memperkenalkan  tema berbagai masakan nusantara, kali ini SMS kembali tertantang untuk menyuguhkan ragam kuliner dan budaya nusantara dari Bumi Borneo, pulau Kalimantan.

Dalam momen ini SMS ingin mengajak lagi masyarakat untuk lebih mencintai dan mengangkat kemewahan kuliner budaya tanah Borneo selama sebulan penuh, tepatnya pada tanggal 16 Agustus hingga 16 September 2018.

Dilengkapi dengan balutan dekorasi khas Kalimantan, area parkir selatan SMS akan menjadi lokasi yang menyajikan beragam kuliner terbaik.  Berangkat dari kekayaan kuliner dan budaya Kalimantan, FKS tahun ini diinspirasi oleh kota-kota besar di pulau tersebut seperti Pontianak, Banjarmasin, Singkawang hingga Sambas.

Dari panggung yang dibentuk menyerupai Rumah Betang, Rumah Adat Suku Dayak dengan ukiran perpaduan warna hitam dan kuning, hingga sapundu yaitu totem berbentuk orang yang kerap ditemukan di pelosok Kalimantan akan berdiri kokoh di area Parkir Selatan dengan warna yang merefleksikan semangat suku utama puhu ini. 

SMS

"Pengunjung dapat menikmati menu otentik khas Borneo seperti Bubur lkan Aweng, Sate Kuah Pontianak, Bubur Pedas Sambas, Rujak Idola Singkawang, Soto Banjar dan Sate Tulang Borneo, serta masih banyak lagi," kata Center Director SMS Willy Effendy. 

SMS

Untuk menikmati sajian di FKS, pengunjung cukup menukarkan uang dengan kartu makan berisi saldo yang dapat ditukarkan di kasir yang disediakan. "Dengan total 100 tenant kuliner nusantara yang dilengkapi dengan bangunan bersejarah dan ikon-ikon identik," ujar Willy. 

Guna lebih memeriahkan acara FKS, SMS turut mengundang musisi asal Kalimantan tampil di panggung FKS yaitu Radja Band pada tanggal 5 September dan juga Element pada tanggal 12 September 2018, sambil menemani pengunjung berwisata kuliner bersama keluarga.

"Tidak hanya memuaskan lidah dan telinga pengunjung, persembahan tarian tradisional seperti Tari Borneo Khatulistiwa juga dipersiapkan untuk meramaikan suasana festival dan memperkenalkan pesona kebudayaan asli Borneo, serta alunan alat musik tradisional yaitu Nada Borneo dalam permainan musik sape," jelas Willy.(RAZ/HRU)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill