Connect With Us

Milenials Tangerang Ingin Beken, Ikuti "Coolaboration Unlocked” Teh Pucuk Harum

Mohamad Romli | Selasa, 18 Desember 2018 | 21:00

Kegiatan Pucuk Cool Jam 2019 yang Bertema "COOLaboration Unlocked" di Jakarta, Selasa (18/12/2018). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Setelah sukses menggelar Pucuk Cool Jam 2018 yang berhasil menjaring talenta-talenta kreatif di tingkat sekolah menengah atas di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya dari SMAN 4 Tangerang Selatan, pada tahun 2019, teh Pucuk Harum kembali menggelar kegiatan serupa.

Bertema "COOLaboration Unlocked", Teh Pucuk Harum akan mengunjungi 6 kota besar di Indonesia, diantaranya Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Samarinda.

Dikatakan Marketing Manager Teh Pucuk Harum Erick Harijanto, alasan pihaknya mengusung tema "COOLaboration Unlocked", karena Teh Pucuk Harum ingin mengajak para talenta muda kreatif agar bersatu mengejar mimpi dan bersama-sama berkolaborasi hadirkan yang terbaik untuk meraih "Pucuk Momen" di ajang Pucuk Cool Jam Festival 2019.

"Sebagai produk RTD Tea favorit anak muda, Teh Pucuk Harum berkomitmen untuk terus menghadirkan yang terbaik bagi talenta-talenta muda kreatif, khususnya di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Samarinda melalui perhelatan Pucuk Cool Jam 2019," ungkap Erick saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Masih kata Erick, pada perhelatan even yang sudah menjadi agenda rutin sejak tahun 2016 itu, pihaknya akan menggelar roadshow ke 60 sekolah di 6 kota itu. Namun sebelum roadshow digelar, panitia juga membuka pendaftaran melalui digital audition yang telah dibuka sejak 12 November 2018 hingga Januari 2019

Melalui platform itu, Erick berharap, semakin banyak anak-anak muda di sekolah menengah atas maupun sekolah kejuruan yang dapat memamerkan bakat mereka serta mendaftarkan sekolahnya untuk dikunjungi Pucuk Cool Jam 2019.

"Para siswa wajib menyiapkan satu cover lagu dari musisi lokal maupun Internasional yang mereka sukai dan mengirimkan materi lagu mereka melalui website www.pucukcooljam.com," papar Ercik.

Kesempatan ini, lanjutnya, tidak terbatas hanya penampilan kesenian dalam bermusik saja, ekstrakulikuler favorite perwakilan tiap-tiap sekolah juga akan kembali ditantang untuk berkreasi dan berunjuk kemampuan sesuai dengan ciri khas masing-masing ekstrakulikuler yang dimiliki.

Serupa dengan tahun 2018, pagelaran yang telah menghantarkan D'Synthetic, band asal SMAN 4 Tangerang Selatan sebagai juara 1 Pucuk Cool Jam 2018 kategori Band dan juara 2 untuk kategori Ekstrakulikuler (Tari Saman) kembali menggandeng SAE Institute, sebuah lembaga yang memberikan pelatihan skill bermusik yang akan memberikan pembekalan dalam bentuk workshop, serta M. Adri Prakarsa, drummer Band Nidji & Nev, salah satu juri kategori Band serta Evelinn Kurniadi, yang dikenal sebagai kareografer acara X Factor Indonesia, Indonesian Idol Junior selaku juri Ekstrakulikuler.

" Untuk informasi lengkap dapat mengakses www.pucukcooljam.com," tandas Erick.(MRI/RGI)

TagsHiburan
BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

SPORT
3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39

Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.

BANTEN
Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill