Connect With Us

Makin 'Wah', Pucuk Cool Jam 2020 Hadir di 7 Kota Besar

Maya Sahurina | Rabu, 2 Oktober 2019 | 18:52

| Dibaca : 225

Press conference kick off Road to Pucuk Cool Jam 2020. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pucuk Cool Jam kembali menantang kaum milenial untuk unjuk kemampuan dalam dunia tarik suara dan seni. Setelah dihelat sejak tahun 2016, event yang digawangi Teh Pucuk Harum itu kembali hadir tahun ini.

Event tahunan tersebut kali ini mengusung tema "Make The Journey Louder”. Tak tanggung-tanggung, Arman Maulana, vokalis Band Gigi dan Iga Masardi didaulat sebagai juri untuk kategori Band, serta Bisma Karisma dari  boyband Smash dan Ufa Sofura, sosok instruktur dance yang punya passion dan kecintaan tinggi terhadap tari sebagai juri untuk kategori ekstrakulikuler.

Pendaftaran peserta melalui digital audition telah dibuka sejak 2 September dan akan berakhir pada 31 Oktober 2019.

Peserta bisa mengunggah satu cover lagu dari musisi Indonesia maupun Internasional yang mereka sukai melalui microsite www.pucukcooljam.com. 

Tidak terbatas hanya penampilan kesenian dalam bermusik saja, ekstrakurikuler favorit perwakilan tiap-tiap sekolah juga akan kembali ditantang untuk berkreasi dan unjuk kemampuan sesuai dengan ciri khas masing-masing ekstrakurikuler yang dimiliki.

Melalui platform tersebut diharapkan semakin banyak generasi muda di sekolah menengah atas maupun sekolah kejuruan yang dapat memamerkan bakat mereka serta mendaftarkan sekolahnya untuk bisa lolos dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020.

"Setelah berhasil melalui tahap digital audition , 20 peserta grup band dan ekstrakurikuler yang mewakili masing-masing sekolah terpilih di wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar akan tampil di babak audisi Road to Pucuk Cool Jam 2020 pada tanggal 16, 17, 23 dan 24 November 2019," ujar 

Debora Christiany, Assistant Brand Manager Teh Pucuk Harum saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada babak ini para peserta akan melalui proses penjurian secara langsung oleh music director radio lokal ternama di 7 kota tersebut untuk menambah kredibilitas para finalis yang nantinya terpilih dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020 yang akan dilangsungkan 1 Februari di Yogyakarta.

Sementara Arman Maulana, musisi senior Tanah Air yang didaulat menjadi juri pada event yang menjadi ajang ekspresi dan pengembangan talenta kaum milenial itu mengatakan merasa bangga bisa menjadi bagian dari Pucuk Cool Jam.

“Tentunya saya bangga telah didaulat oleh Teh Pucuk Harum untuk menjadi bagian dari proses pencarian bibit-bibit band berbakat di Pucuk Cool Jam 2020. Kami selaku tim juri tentu akan melakukan penilaian secara objektif, seperti penguasaan instrumen musik, materi lagu dan kekompakkan antar personel seperti stage act dan live performance ," ungkap Armand Maulana.(MRI/RGI)

TagsHiburan
TANGSEL
Cegah Stunting, Kader Kesehatan Tangsel Jadi Ujung Tombak

Cegah Stunting, Kader Kesehatan Tangsel Jadi Ujung Tombak

Selasa, 22 Oktober 2019 | 21:26

TANGERANGNEWS.com-Ribuan kader kesehatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan pembekalan mengeni dan mencegah stunting.

BANTEN
Tawuran Suporter Sepakbola Pecah di Cilegon

Tawuran Suporter Sepakbola Pecah di Cilegon

Senin, 21 Oktober 2019 | 21:26

Cilegon - Kericuhan antara suporter Perserang dan Cilegon United terjadi di jalan protokol Kota Cilegon. Toko obat dilempari batu menyebabkan pintu kaca

PROPERTI
Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Senin, 18 Februari 2019 | 17:28

TANGERANGNEWS.com-Gedung baru Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak, Jum'at (1/2/2019) lalu. Pembangunan tersebut merupakan suatu

AYO! TANGERANG CERDAS
UPH Akan Gelar Concert Rapsodia Nusantara untuk Papua Damai

UPH Akan Gelar Concert Rapsodia Nusantara untuk Papua Damai

Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:47

TANGERANGNEWS.com-Berbagai pihak berharap kondisi keamanan di Papua segera pulih. Konflik berkepanjangan segera berakhir, Papua kembali dalam situasi aman, tentram dan damai.

"Cobaan, kekalahan dan kegagalan tidak akan menjadi sesuatu yang buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya."

Donny Dhirgantoro