Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu
Senin, 4 Mei 2026 | 10:45
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TANGERANGNEWS.com-Bagi kamu yang gemar makan makanan pedas, Tangerang City (Tangcity) Mal menghadirkan berbagai Kuliner Cabe Pedas (Cadas) yang akan membuat lidah kepanasan sekaligus ketagihan. Even yang digelar hingga 24 November ini terletak di Food Court Rame Rame, Lantai 2 mal.
Manager Food Court Tangcity Mal Iwan Nursadi mengatakan ada sekitar 20 menu kuliner pedas yang tersedia di Kuliner Cadas tersebut. Diantaranya cuangki, pentol pedas, cumi tepung atau bakar pedas, nasi jagal pedas.
BACA JUGA:
"Kita kasih pilihan selera, pedas sekali, pedas saja, sampai tidak pedas juga ada. Jadi kalau ada pengunjung yang mau ajak anaknya, masih banyak pilihan makannya," ujarnya, Minggu (17/11/2019).

Menurut Iwan digelarnya kegiatan tersebut, karena memang karakter masyarakat Tangerang yang sangat suka dengan masakan pedas. Sehingga ketika Kuliner Cadas dibuka beberapa hari lalu, animo masyarakat sangat tinggi.
“Masyarakat Tangerang kan banyak sekali yang suka pedas, jadi kita gelar event ini. Dan terbukti, tidak hanya akhir pekan tetapi hari biasa pun ramai yang makan dan mencoba beberapa menu pedas yang ada di sini,” ujarnya.
Sementara salah seorang pengunjung Sherly, mengatakan dirinya datang untuk mencicipi sejumlah makanan pedas. “Saya cobain pentolnya enak, meski pedas masih ada rasa bumbunya, seperti garam atau bawangnya. Biasanya kan dominan cabai yah, ini enggak, enak banget," ujarnya.(RAZ/RGI)
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TODAY TAGLIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews