Connect With Us

Koes Hendratmo "Berpacu Dalam Melodi" Berpulang, Dunia Hiburan Kehilangan

Tim TangerangNews.com | Selasa, 7 September 2021 | 15:37

Koes Hendratmo. (@TangerangNews / Instagram Helmi Yahya)

TANGERANGNEWS.com-Penyanyi Senior Koes Hendratmo yang populer melalui acara "Berpacu Dalam Melodi" meninggal dunia dalam usia 78 tahun pada Selasa ini.

Berpulangnya legenda pembawa acara kuis sekaligus penyanyi itu diungkapkan putrinya, penyanyi Bonita."Iya benar," ucap Bonita dilansir dari Antara melalui pesan singkatnya, Selasa 7 September 2021.

Kabar duka juga diungkapkan Duta Besar Selandia Baru sekaligus musikus Tantowi Yahya. Melalui pesan elektroniknya, dia mengabarkan Koes menghembuskan napas terakhirnya di Jakarta. Dia pun mengirimkan doa untuk mendiang Koes.

"Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat baik kita, Koes Hendratmo hari ini Selasa, 7 September 2021 di Jakarta. Semoga Allah menerima semua amal ibadahnya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-NYA," tulis Tantowi.

Berpulangnya Koes, hanya berselang beberapa bulan setelah istrinya, Aprilia Puspitawati yang terlebih dulu menghadap Sang Pecipta pada 20 Mei 2021.

Pada akhir Juli lalu, melalui Instagramnya, Bonita sempat mengabarkan sang ayah menjalani isolasi mandiri (isoman) dan kondisinya membaik pada pekan kedua isoman. Dia pun mengunggah kolase foto yang memperlihatkan dukungan keluarga pada kesembuhan ayahnya.

Koes Hendratmo lahir di Yogyakarta pada 9 Februari 1942. Dia memulai karir sebagai seorang penyanyi pada akhir tahun 1960 dan sudah mengeluarkan sejumlah karya seperti "Lambaian Bunga", "Wanita Wanita" dan "My Love for You".

Namanya semakin dikenal publik saat menjadi presenter kuis "Berpacu Dalam Melodi" sejak tahun 1988.

Kepergian untuk selamanya Koes Hendratmo meninggalkan kesan duka mendalam bagi rekan sesama artis di mana sederet ucapan dukacita pun mengalir dari sahabat Helmi Yahya melalui postingannya di Instagram pribadinya.

"Inalillahi wainalillahi rojiun!. Selamat jalan guruku, penyanyi dan MC terbaik Indonesia!. Semoga diterima di sisi-Nya. You will be missed! Al fatihah!,” tulis Helmi Yahya. 

Sederet ucapan dukacita dari berbagai musisi pun memenuhi kolom komentar Instagram Helmi Yahya.

“Selamat jalan Om Legenda,”tulis David Bayu

“Innailahi Wainnailaihi Rojiun,” tulis @krisdayantilemos

”Selamat jalan om Koes Hendratmo.. Aktor, MC, penyanyi legenda serba bisa yang dimiliki Indonesia.. Al Fatihah," kata vokalis band D’Masiv Rian Ekky Pradipta di akun instagramnya.

TagsHiburan
NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill