Connect With Us

Bisnis Karaoke Babak Belur, Inul Daratista Menge-tag Instagram Jokowi hingga Luhut

Tim TangerangNews.com | Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:26

Inul Vizta. (@TangerangNews / kaskus)

TANGERANGNEWS.com-Bisnis karaoke Inul Daratista, Inul Vizta, sudah hampir dua tahun ini babak belur lantaran tak bisa beroperasi karena pandemi Covid-19. Kini kasus Covid-19 di Tanah Air sudah mulai melandai dan sejumlah tempat hiburan sudah mengantongi izin untuk buka kembali. 

Namun, bisnis hiburan karaoke sampai saat ini masih belum memperoleh izin dari pemerintah untuk dibuka lagi. Inul lantas menyoroti kebijakan pemerintah terhadap tempat-tempat hiburan masyarakat. Ia pun mencurahkan isi hatinya di Instagram. 

Bahkan Inul menge-tag Instagram para petinggi negara agar mendapat perhatian. Mulai dari Presiden Joko Widodo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hingga Menko Bidang Maritim dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya cuma rakyat jelata dan bukan jajaran org penting di negri ini, usaha sy juga kecil, apalah saya ini… tapi perjuangan sy dkk dgn bgtu byk org yg hidupnya pun bergantung pd saya dkk smua lg nangis berharap bisa kerja ikut sy lagi #edisimiris @sandiuno @luhut.pandjaitan @jokowi," tulis Inul. 

Dalam curhatannya melalui Instagram, Inul pun menyinggung adanya pembedaan kebijakan pemerintah terhadap tempat-tempat hiburan yang boleh dan belum boleh buka. "Di jakarta tempat hiburan yg besar2 sdh di ijinkan buka, bahkan skrg lagi heboh krn tdk taat prokes… bisa buka loh," ujar Inul. 

Padahal menurut Inul, tempat karaoke lazimnya hanya dikunjungi oleh kelompok keluarga atau teman terdekat. Di tempat karaoke para pengunjung masuk ruangan sendiri-sendiri dan tidak melibatkan banyak orang bersentuhan dengan yang lain. 

"Tapi sayangnya seperti di anak tirikan blom dpt izin , klopun di izinkan mungkin hrs ada koordinasi ketat, tdk ada masalah sebenernya… bahkan seandainya Karaoke keluarga dpt izin buka saya pribadi akan berusaha menjd tempat Hiburan percontohan yg baik bgmn tamu disiplin prokes, Karaoke Keluarga saya dkk sangat menjaga Image positif kami, tempat hiburan yg sehat dan dinamis, kami sangat taat aturan beda dgn yg lain," lanjut Inul.

Inul yang mewakili suara para pemilik usaha karaoke yang lain memastikan bisnis karaokenya bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik sesuai aturan pemerintah. "Sayangnya malah tempat hiburan yg aman malah seperti di anaktirikan Ribuan karyawan Inul Vizta, blom lagi milik teman2 saya yg lain seperjuangan mengharapkan utk dpt izin resmi sampai skrg blomlah turun, dan kami menunggu dgn doa dan harapan," ungkap Inul.

"Mewakili sesama pemilik karaoke keluarga sdh sangat putus asa krn IZIN operasional blom juga turun sampai kapan ??  Sedangkan byk tempat hiburan lain yg diizinkan buka, berani nekat tapi aman2 saja pdhl resiko jauh lebih besar Kami karaoke keluarga sangat menjaga image positif kami dan sangat Taat peraturan," sambung Inul.

KAB. TANGERANG
19 Jam Baru Padam, Kerugian Kebakaran di Kawasan Industri Cikupa Capai Rp7,5 Miliar

19 Jam Baru Padam, Kerugian Kebakaran di Kawasan Industri Cikupa Capai Rp7,5 Miliar

Senin, 15 Juni 2026 | 16:05

Kebakaran yang menghanguskan sebanyak enam bangunan di Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, berhasil dipadamkan pada Senin 15 Juni 2026.

BANTEN
Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Start dari Cilegon, 30 Motor Listrik Buktikan Mampu Tempuh Rute Sejauh 1.200 Km ke Bali 

Senin, 15 Juni 2026 | 11:19

Sebanyak 30 pengendara motor listrik memulai perjalanan lintas pulau sejauh sekitar 1.200 kilometer dari Cilegon, Banten menuju Singaraja, Bali, Minggu, 14 Juni 2026.

KOTA TANGERANG
Serapan APBD Kota Tangerang Baru 30 Persen, Wali Kota Lakukan Evaluasi 

Serapan APBD Kota Tangerang Baru 30 Persen, Wali Kota Lakukan Evaluasi 

Senin, 15 Juni 2026 | 16:10

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2026 hingga Juni tercatat baru mencapai sekitar 30 persen dari total anggaran sebesar Rp5,5 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill