PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten
Senin, 9 Februari 2026 | 19:38
Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten
TANGERANGNEWS.com-Jagad Media sosial dihebohkan dengan video syur yang memperlihatkan seorang perempuan dengan wajah diduga mirip Nagita Slavina.
Tersebarnya video berdurasi 61 detik itu membuat suami Nagita, Raffi Ahmad Murka. Selain membantah terkait kebenaran video tersebut, Raffi mengaku tidak suka jika kehidupan keluarganya diusik.
“Ingat, Raffi Ahmad tidak akan diam kalau istri dan anaknya diganggu-ganggu,” tegas bapak dua anak ini, seperti dilansir dari JPNN, Minggu 16 Januari 2022.
Video itu juga dianalisa oleh pakar telematika dan informatika, Roy Suryo. Menurutnya, video yang dianggap mirip Nagita itu memang bukan rekayasa.
Namun, ia tidak menjawab soal pemilik asli tubuh wanita dalam video tersebut. Roy menyerahkan kasus video asuslila itu ke kepolisian untuk menyelidikinya lebih dalam.
“Saya katakan itu bukan rekayasa. Dengan tato di bagian tubuhnya seperti itu, apakah dia Nagita Slavina? Nah, itu biarkan kepolisian yang menyelidikinya,” ujar Roy dalam video yang diunggah lewat @KRMTRoySuryo2 di Twitter, Sabtu 15 Januari 2022.
Dia menambahkan sulit untuk merekayasa wajah lewat aplikasi Reface atau FaceApp bila durasinya cukup panjang.
“Nah video ini cukup panjang. Kalau mau direkayasa tentu bagian tubuh yang ada itu (tato), tentu tak bisa dirakayasa," ungkap Roy seperti dilansir Genpi.
Lebih lanjut, Eks Menpora itu mendukung langkah Presiden Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Pitra Romadoni Nasution, yang melaporkan kasus itu ke Polres Metro Jakarta Pusat.
“Untuk apa? Demi kebenaran dan nama baik Nagita Slavina. Nanti akan diuji forensik dan perbandingan tubuh. Benar atau tidak,” kata Roy.
Dia juga meminta polisi mengejar siapa penyebar atau pengunggahnya. Menurut Roy, berdasar hukum yang berlaku bukan orang dalam video tersebut yang ditindak, tetapi siapa yang mengunggah dan menyebarkannya.
Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Aliran kali di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berada di belakang Pergudangan Taman Tekno, berubah warna mrnjadi putih susu dan mengeluarkan aroma menyengat bahan kimia.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews