Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com-Jagad Media sosial dihebohkan dengan video syur yang memperlihatkan seorang perempuan dengan wajah diduga mirip Nagita Slavina.
Tersebarnya video berdurasi 61 detik itu membuat suami Nagita, Raffi Ahmad Murka. Selain membantah terkait kebenaran video tersebut, Raffi mengaku tidak suka jika kehidupan keluarganya diusik.
“Ingat, Raffi Ahmad tidak akan diam kalau istri dan anaknya diganggu-ganggu,” tegas bapak dua anak ini, seperti dilansir dari JPNN, Minggu 16 Januari 2022.
Video itu juga dianalisa oleh pakar telematika dan informatika, Roy Suryo. Menurutnya, video yang dianggap mirip Nagita itu memang bukan rekayasa.
Namun, ia tidak menjawab soal pemilik asli tubuh wanita dalam video tersebut. Roy menyerahkan kasus video asuslila itu ke kepolisian untuk menyelidikinya lebih dalam.
“Saya katakan itu bukan rekayasa. Dengan tato di bagian tubuhnya seperti itu, apakah dia Nagita Slavina? Nah, itu biarkan kepolisian yang menyelidikinya,” ujar Roy dalam video yang diunggah lewat @KRMTRoySuryo2 di Twitter, Sabtu 15 Januari 2022.
Dia menambahkan sulit untuk merekayasa wajah lewat aplikasi Reface atau FaceApp bila durasinya cukup panjang.
“Nah video ini cukup panjang. Kalau mau direkayasa tentu bagian tubuh yang ada itu (tato), tentu tak bisa dirakayasa," ungkap Roy seperti dilansir Genpi.
Lebih lanjut, Eks Menpora itu mendukung langkah Presiden Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Pitra Romadoni Nasution, yang melaporkan kasus itu ke Polres Metro Jakarta Pusat.
“Untuk apa? Demi kebenaran dan nama baik Nagita Slavina. Nanti akan diuji forensik dan perbandingan tubuh. Benar atau tidak,” kata Roy.
Dia juga meminta polisi mengejar siapa penyebar atau pengunggahnya. Menurut Roy, berdasar hukum yang berlaku bukan orang dalam video tersebut yang ditindak, tetapi siapa yang mengunggah dan menyebarkannya.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews