Connect With Us

Simak, Ini 4 Mitos Seputar Kehamilan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 April 2022 | 14:53

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Sari Asih Cipondoh dr Dyah Paramita Wardhani SpOG (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Berita mengenai kehamilan menjadi hal yang membahagiakan untuk setiap pasangan. Namun, tidak sedikit pula ibu hamil yang memiliki kegundahan mengenai kehamilannya hingga menimbulkan rasa cemas berlebih.

Banyak cerita yang turun temurun diturunkan dari nenek moyang mengenai kehamilan, mulai dari pantangan yang sangat banyak, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sayangnya, tidak semua hal yang diinformasikan tersebut benar.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Sari Asih Cipondoh dr Dyah Paramita Wardhani SpOG mengulas beberapa hal terkait mitos yang sering ditanyakan kepada dokter kandungan. Di antaranya sebagai berikut:

 

1. Ibu hamil makan dua kali lipat karena untuk dua orang.

Mengenai pola makan yang sehat, masih banyak orang yang menganggap ibu hamil harus makan dua kali lipat lipat karena untuk dua orang, yakni si ibu dan bayinya. Hal tersebut adalah mitos.

Berdasarkan pedoman nutrisi dalam kehamilan, pola makan yang baik bagi ibu hamil bukan dua kali lipat, cukup makan dengan ekstra 340 kalori saja per hari bagi ibu hamil trimester kedua dan meningkat sedikit menjadi 450 kalori saat memasuki trimester ketiga.

"Bagaimana dengan komposisi makanannya sendiri? Dalam satu kali makan, tetap ada kandungan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral," ungkap Dyah, Kamis 7 April 2022.

 

2. Ibu hamil tidak boleh makan ikan.

Itu mitos. Pada saat kehamilan protein sangat dibutuhkan oleh ibu maupun untuk pertumbuhan janin.

"Tidak bisa dipungkiri ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi yang sebaiknya dihindari, seperti tuna. Namun, ikan seperti ikan air tawar ataupun jenis ikan air laut lainnya masih dapat dikonsumsi," terang Dyah.

Selain ikan, sebaiknya ibu hamil juga mengonsumsi daging merah (sapi), ayam, telur, ataupun protein lainnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah makanan harus dipastikan telah masak dengan sempurna, bukan mentah ataupun yang masih tampak warna merah muda bahkan tampak darah.

"Misalkan, jika Bunda ingin makan steak, tingkat kematangan steaknya welldone. Makanan yang undercooked pada daging misalkan, dapat berisiko terkena toksoplasmosis, yang bisa meningkatkan risiko keguguran," papar Dyah.

Sedangkan ibu hamil yang menyukai konsumsi telur setengah matang atau mentah, harus hati-hati terkena bakteri salmonella.

"Bagaimana dengan konsumsi buah, sayur mentah untuk dijadikan lalapan? Pastikan bahwa buah dan sayur tersebut sudah dicuci bersih hingga aman untuk dikonsumsi," jelasnya.

 

3. Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi kopi.

Benarkah? Berdasarkan pedoman dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), konsumsi kafein diperbolehkan untuk ibu hamil. Namun, tidak melebihi 200 mg per hari.

Kandungan kafein bukan hanya ada di dalam kopi, tapi juga ada di dalam teh, coklat, minuman bersoda, minuman berenergi tinggi.

"Konsumsi kafein yang tidak melebihi batas harian, tidak menyebabkan persalinan prematur ataupun keguguran. Namun, jangan lupa konsumsi kafein, bisa mengganggu tidur dan menimbulkan rasa mual," ungkapnya.

 

4. Tidak boleh melakukan hubungan seksual selama hamil.

Hal ini juga merupakan mitos. Dari pedoman ACOG, hubungan seksual aman selama kehamilannya sehat dan tidak ada komplikasi. Selaput amnion (ketuban) dan otot rahim yang kuat dapat melindungi janin. Janin tidak merasakan goncangan.

Jika setelah melakukan hubungan seksual dengan penetrasi, terjadi perut kram ataupun keluar flek jangan cemas karena itu merupakan hal normal.

Namun, jika kram perut dirasakan terus menerus serta perdarahan yang banyak seperti sedang haid, sebaiknya segera kontrol ke dokter kandungan.

"Jadi, semua dikembalikan kepada Bunda dan pasangan, nyaman atau tidaknya jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan pasangan masing-masing ya," tutup Dyah.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill