Connect With Us

Terapkan Metode Belajar Bahagia, Sekolah Murid Merdeka Bisa Jadi Pilihan di Jabodetabek

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 Juni 2022 | 14:13

Sekolah Murid Merdeka. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Murid Merdeka (SMM) bisa menjadi pilihan bagi calon siswa di Jabodetabek, karena mengedepankan metode pembelajaran yang berfokus pada penyesuaian kebutuhan minat dan bakat bagi setiap anak.

Menurut Kepala SMM Laksmi Mayesti, bahagianya anak dalam belajar adalah kunci untuk tumbuh kembang anak yang optimal di masa depannya.

Untuk itu, metode dan cara belajar-mengajar menjadi sangat penting untuk memastikan kebahagiaan anak dalam belajar dan berkembang sesuai minat bakatnya.

Salah satu pendekatannya menggunakan sistem pembelajaran (pedagogi) di mana mereka memastikan anak didik paham terhadap konteks pembelajaran yang diberikan melalui metode blended learning. 

“Metode dan cara belajar blended learning memastikan kebahagiaan anak dalam belajar dan berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya,” ujarnya kepada TangerangNews, Jumat 10 Juni 2022.

Laksmi percaya bahwa kebahagiaan anak merupakan kunci untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Untuk memberikan kebahagiaan dalam belajar, SMM sendiri menawarkan pembelajaran yang konseptual, dan kontekstual, serta fleksibilitas, yang membuat cara belajar mengajarnya menjadi berbeda dari sekolah lain. 

Murid-muridnya diberikan keleluasaan dalam belajar atau fleksibilitas tanpa mengurangi bobot dari pelajaran sesuai dengan kebutuhan. Selain itu mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, namun juga ada field trip, kunjungan, virtual tour, serta diskusi.

"Faktor inilah yang dapat membuat anak paham maksud dari tujuan pembelajaran, dan membuat mereka mendapatkan kebahagiaan dalam belajar. Penilaian kelulusan diberatkan oleh praktik. Porsi teori hanya 10% saja,” kata Laksmi. 

Selain itu, pembelajaran juga terpersonalisasi. Selain diberikan pelajaran wajib, anak juga memiliki kebebasan untuk mengambil pelajaran sesuai minat bakat serta materi dari mana saja, tidak harus dari sekolah. Tugas yang dikerjakan juga disesuaikan dengan kemampuan dan kesukaan anak.  

Laksmi melanjutkan, memasuki tahun ajaran baru 2022/2023, SMM membuka pendaftaran dengan berbagai opsi. Untuk secara tatap muka rutin dibuka di 30 lokasi yang tersebar di Medan, Jabodetabek, hingga Bali. Sedangkan secara daring rutin (dengan pertemuan melalui live Zoom) di berbagai lokasi.

SMM pun menawarkan biaya SPP yang cukup terjangkau bagi para murid, dengan kisaran Rp250 ribu hingga Rp600 ribuan per bulan untuk siswa PAUD, Sekolah Dasar, SMP hingga SMA.

SPP tersebut sudah termasuk dengan pertemuan luring selama 2 hingga 3 kali setiap minggunya.

Selain itu, SMM juga menawarkan pilihan bagi orang tua murid daring rutin, yang menginginkan kelas tatap muka (offline) dengan tambahan Rp49.500, untuk setiap pertemuan tatap muka rutin secara offline.

“Keleluasaan, pembelajaran kontekstual, dengan guru yang kompeten ini penting. Prinsip kami bahagia belajar di SMM, kini dan nanti,” tegas Laksmi.

Lebih detil Laksmi menjabarkan SMM menawarkan tarif SPP yang cukup terjangkau bagi para orang tua yang ingin mendaftarkan anak-anaknya yaitu kelas tatap muka rutin dan daring rutin.

Di antaranya jenjang PAUD KB, PAUD A, dan PAUD B sebesar Rp250.000 per bulan, SD kelas 1-3 sebesar Rp330.000 per bulan, SPP SD Kelas 4-6 sebesar Rp360.000 per bulan, SMP kelas 7-9 serta SMA kelas 10-12 sebesar Rp450.000 per bulan.

Sedangkan besaran biaya SPP program tatap muka rutin dengan pertemuan luring dua sampai tiga kali untuk PAUD KB 2 kali pertemuan/minggu sebesar Rp330.000 per bulan, PAUD A dan B tiga kali pertemuan/minggu sebesar Rp420.000 per bulan.

Lalu, SD kelas 1-2 tiga kali pertemuan/minggu sebesar Rp500.000 per bulan, SD kelas 4-6,  SMP kelas 7-9, dan SMA kelas 10-12 tiga kali pertemuan/minggu sebesar Rp685.000 per bulan.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill