Connect With Us

Warga Tangerang, Mari Hindari Stress dengan Work-Life Balance

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 24 September 2022 | 16:42

Ilustrasi kerja. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tangerang merupakan daerah berjuluk kota seribu industri dan sejuta jasa, yang tentu wilayah ini banyak dimukim para pekerja.

Saat ini, keseimbangan kerja dan kehidupan atau work-life balance merupakan topik hangat yang sedang dibicarakan para karyawan muda.

Memang, memahami work-life balance sangat penting bagi para pekerja, karena ada sejumlah manfaat jika menerapkan keseimbangan antara kerja dengan kehidupan. 

Work-life balance adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat mengatur dan membagi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan keluarga dan tanggung jawab lainnya.

Kondisi tersebut membantu agar tidak terjadi konflik antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan.

Sederhananya, ini adalah suatu kondisi di mana seorang pekerja bisa mengatur waktu dan energi yang seimbang antara pekerjaan, kebutuhan pribadi, rekreasi, dan kehidupan berkeluarga.

Berikut manfaat menerapkan work-life balance:

1. Produktivitas kerja meningkat

Satu hal yang penting ialah hidup yang menjadi lebih teratur dengan memisahkan antara waktu bekerja dan waktu untuk kehidupan pribadi. Sebab, bila bekerja secara berlebihan justru akan menyebabkan tubuh menjadi kelelahan sehingga menyebabkan jatuh sakit dan justru akan mengganggu pekerjaan di kemudian hari.

Tentunya, dengan kondisi fisik yang baik akan meningkatkan produktivitas karena menjadi lebih fokus, kreatif dan mampu memberikan performa terbaik.

2. Stress/burnout berkurang

Kebanyakan karyawan seringkali mengalami stress, apabila ini terus diacuhkan, maka akan menyebabkan burnout atau kelelahan secara terus menerus. Akibatnya produktivitas kerja tentu saja akan menurun, dengan menerapkan work-life balance, tingkat stress dapat dikurangi.

3. Fisik dan mental menjadi lebih sehat

Dengan menerapkan work-life balance, secara fisik dan mental akan menjadi lebih sehat, karena memiliki waktu untuk kehidupan pribadi, seperti beraktivitas bersama keluarga, olahraga, bermain gim, atau apapun yang dapat membuat bahagia.

4. Bersosial yang baik dengan teman

Waktu yang didapat dari work-life balance dapat digunakan untuk berkumpul atau bersosialisasi dengan teman. Menurut Psychology Today, bersosialisasi dapat membuat seseorang menjadi lebih bahagia dan meningkatkan hubungan sosial menjadi lebih baik.

Demikian beberapa manfaat yang didapat bila menerapkan work-life balance, tentunya hal ini memerlukan kemampuan manajemen waktu yang baik agar segalanya tetap seimbang.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

KOTA TANGERANG
Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Senin, 8 Juni 2026 | 17:14

Sistem parkir digital resmi di kawasan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, ditargetkan mulai beroperasi pada awal Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill