Connect With Us

Lama Menghilang, Band Nineball Hadir Kembali dengan Single Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:02

Band Nineball. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Band Nineball yang sempat melejit dengan single "Hingga Akhir Waktu” pada 2007, kini hadir kembali setelah lama menghilang dari dunia musik tanah air.

Band dengan personel terdiri dari Oky (vokalis), Yoga (Gitaris dan Keyboardist) dan Satria (Gitaris) ini awalnya dibentuk pada tahun 2000 di Kota Bandung dan mengawali kariernya dari kafe dan event-event. 

Niat untuk rilis single baru dengan format yang baru sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Barulah pada tahun 2022 siap merilis single berjudul "Hadapilah" yang telah rampung music video-nya.  

Lagu Hadapilah yang ditulis langsung oleh Yoga, Oky serta Satria ini, mengandung makna bahwa sesungguhnya dibalik adanya suatu tantangan dan cobaan yang dilalui akan ada keindahan yang menanti. Maka hadapilah dan jangan pernah berhenti berusaha.

Lagu tersebut turut membawa pesan positif kepada pendengarnya, khususnya pada era pandemi agar tetap bersemangat meneruskan perjuangan untuk meraih mimpinya. Juga tetap tersenyum dan mengingat bahwa segalanya akan indah pada akhirnya.

“Setiap manusia pasti memiliki masalah, ketakutan ataupun kekhawatiran dalam apapun yang dijalani. Tapi apapun itu ya jalanilah, hadapi saja. Intinya lagu ini tentang itu. Entah kita merasa terjatuh, tersungkur, terbuang atau lainnya, ya hadapilah, nanti juga akan indah pada waktunya kok," ungkap Oky melalui siaran persnya, Kamis 6 Oktober 2022. 

Lagu ini sebenarnya sudah dibuat lama oleh Nineball, sekitar tahun 2018. Namun pengerjaan lagu ini rupanya melewati proses yang cukup panjang sebelum akhirnya dirilis.

Idenya sendiri berawal saat Yoga lagi senang-senangnya mendengarkan lagunya Sigrid yang berjudul Strangers.

"Awalnya saya mulai bikin intro gitarnya dan mulai buat sampling vokalnya dengan sedikit lirik. Saat pandemi saya kasih lagu ini ke Oky untuk menyelesaikan lirik lagu ini dibantu Satria," ucap Yoga soal awal pembuatan lagu ini.

Nineball kali ini menyajikan musik dengan nuansa yang segar dan berbeda dibandingkan dengan single-single sebelumnya.

Dimana aransemen dan sound pada lagu ini dikemas oleh Yoga (gitaris/produser musik), Oky (vokalis) dan Ica (gitaris) sedemikian rupa, sehingga menguatkan pesan yang hendak disampaikan dan enjoyable untuk didengar.

 

Lagu “Hadapilah” ini sudah bisa dinikmati di seluruh digital streaming. Untuk Music Video (MV), lagu ini juga sudah bisa ditonton dikanal Youtube Nineball Official,yang merupakan buah dari kolaborasi Nineball dengan Sinapsis Visual bersama Galeri Pesta. Proses pembuatan MV tersebut dilakukan di Kota Bandung.

TEKNO
ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Senin, 6 Juli 2026 | 18:08

ADVAN Indonesia memanfaatkan momentum tahun ajaran baru dengan menghadirkan promo Back to School melalui pembukaan ADVAN Store by Grand Computer di Supermal Karawaci, Tangerang.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill