Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat
Minggu, 13 September 2026 | 06:38
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TANGERANGNEWS.com-Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan sistem penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang menerapkan QR Code.
Bank Indonesia bekerja sama dengan industri sistem pembayaran mengembangkan QRIS guna mempermudah proses transaksi sekaligus menjadi lebih cepat dan lebih terjamin keamanannya.
Namun, kehadiran QRIS ini pun menjadi bahan perbincangan warganet mengenai bagaimana cara penyebutan dari sistem pembayaran tersebut.
Bahkan, kata kunci QRIS sempat menjadi trending topics di twitter hingga 70,8 ribu tweet.
Salah satu Youtuber ternama, Nessie Judge turut berkomentar mengenai QRIS tersebut. Ia mencoba menjelaskan bagaimana cara penyebutan QRIS yang benar.
"IT'S QYURIS NOT KRIS, i'm so sorry bapak-bapak, it's English, u set this up yourselves hahaha," cuitnya seperti dikutip pada Jumat 3 Februari 2023.
Nessie pun membandingkan cara penyebutan QRIS dengan brand-brand ternama lainnya.
"It's Mekdi for McD bukan Mekde. Keyefsi for KFC bukan Kaefce. Eichenem for H&M bukan Hadanem. Wkwkw jangan berantakin otak kita yang sudah berantakan ini," imbuhnya.

Namun, alih-alih mendapat respon positif, Nessie justru dihujat oleh warganet yang tidak setuju dengan penjelasannya.
"Kalo logika Anda begitu, harusnya QUICK dibaca KYUIK donk, QUEEN dibaca KYUIN. Kalo tulisannya Q-RIS, bener dibaca KYURIS, tapi ini kan QRIS yg ditulis secara tersambung, yg artinya semua huruf melebur jadi 1 kata," ujar @KingofSunshine2.
"Sorry Nessie, I'm against you this time. If it's Q-RIS, then you read it as QYURIS. But it's QRIS. Why would you separate the Q?," kata @catlover84
"Influencer kok malah nentang? Harusnya mendukung penggunaan KRIS dengan sebutan yang benar. Apa harus diendorse dulu ?," tukas @imananda01.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TODAY TAGRevitalisasi Pasar Anyar sudah rampung sejak 2025. Namun, suasana pasar belum seperti yang diharapkan. Sejumlah los masih belum dibuka, dan sebagian pedagang memilih tetap berjualan di luar bangunan.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews