Connect With Us

Jelaskan Cara Baca QRIS, Youtuber Nessie Judge Malah Dirujak Warganet

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 Februari 2023 | 17:23

Kode QRIS untuk metode pembayaran menggunakan QR Code (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan sistem penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang menerapkan QR Code. 

Bank Indonesia bekerja sama dengan industri sistem pembayaran mengembangkan QRIS guna mempermudah proses transaksi sekaligus menjadi lebih cepat dan lebih terjamin keamanannya. 

Namun, kehadiran QRIS ini pun menjadi bahan perbincangan warganet mengenai bagaimana cara penyebutan dari sistem pembayaran tersebut.

Bahkan, kata kunci QRIS sempat menjadi trending topics di twitter hingga 70,8 ribu tweet.

Salah satu Youtuber ternama, Nessie Judge turut berkomentar mengenai QRIS tersebut. Ia mencoba menjelaskan bagaimana cara penyebutan QRIS yang benar. 

"IT'S QYURIS NOT KRIS, i'm so sorry bapak-bapak, it's English, u set this up yourselves hahaha," cuitnya seperti dikutip pada Jumat 3 Februari 2023.

Nessie pun membandingkan cara penyebutan QRIS dengan brand-brand ternama lainnya.

"It's Mekdi for McD bukan Mekde. Keyefsi for KFC bukan Kaefce. Eichenem for H&M bukan Hadanem. Wkwkw jangan berantakin otak kita yang sudah berantakan ini," imbuhnya.

Namun, alih-alih mendapat respon positif, Nessie justru dihujat oleh warganet yang tidak setuju dengan penjelasannya.

"Kalo logika Anda begitu, harusnya QUICK dibaca KYUIK donk, QUEEN dibaca KYUIN. Kalo tulisannya Q-RIS, bener dibaca KYURIS, tapi ini kan QRIS yg ditulis secara tersambung, yg artinya semua huruf melebur jadi 1 kata," ujar @KingofSunshine2.

"Sorry Nessie, I'm against you this time. If it's Q-RIS, then you read it as QYURIS. But it's QRIS. Why would you separate the Q?," kata @catlover84

"Influencer kok malah nentang? Harusnya mendukung penggunaan KRIS dengan sebutan yang benar. Apa harus diendorse dulu ?," tukas @imananda01.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill