Connect With Us

Rini Andriani, Antara Dangdut dan Senam

| Sabtu, 18 Juli 2009 | 16:26

Pendangdut Rini Andriani kini punya kesibukan lain. Tak cuma bergelut di dunia intertainment, wanita bertubuh aduhai ini juga instruktur senam. Meski awalnya cuma iseng, tapi siapa sangka dunia senam justru menjadi ladang bisnis tersendiri baginya. Adalah “Sanggar Senam RA” yang kini digeluti Rini. Sejak dua bulan terakhir, waktunya lebih banyak dihabiskan dalam sanggar yang berdiri di Jalan Leuwinanggung, No 06, Cimanggis. Seperti apa kiprah Rini dibidang olah tubuh ini? Berikut penuturannya saat disambangi belum lama ini. Kiprah Rini di jagat hiburan cukup berkibar. Sejak muncul hingga sekarang, sudah empat album dangdut ditelurkanya. Tak hanya di dalam negri, bisnis tarik suarapun dilakoni rini hingga ke negara tetangga, seperti Malaysia. Bahkan, setiap tahun Rini selalu rutin bernyanyi di Brunai Darussalam. “Hampir sepuluh tahun saya meggeluti dunia tarik suara, khususnya kancah musik dangdut. Selama itu pula, sudah banyak pengalaman yang saya rasakan, baik suka maupun duka,” katanya. Bagi Rini, menjaga eksistensi di dunia tarik suara merupakan hal yang wajib. Caranya adalah dengan menjaga penampilan. Untuk itu, Rinipun selalu rutin berolah raga. Salah satu olah raga yang digemarinya adalah senam. “Dunia hiburan terus tumbuh dan berkembang. Banyak artis pendatang baru bermunculan, hingga tak sedikit pula artis gaek yang harus tarik diri. Tak terkecuali bagi dunia dangdut. Banyaknya artis baru yang muncul, ibarat jamur di musim hujan. Dan, sayapun harus siap dengan kondisi itu,” kata Rini. Seiring perjalanan roda sang waktu, Rini sadar bahwa dirinya tak akan bisa selamanya hidup di dunia hiburan. Untuk mempersiapkan bekal masa depan, sejak dua bulan terakhir Rini mulai membuka sarana olah raga berupa Sanggar Senam yang diberi nama “RA”. Bisnis ini tak hanya bergerak di bidang olahrga saja, melainkan juga disisipi dengan salon, butik dan restoran. “Saya membuka bisnis sanggar senam ini dengan cukup alasan. Selama ini, selain bernyanyi saya juga kerap diundang ke negara jiran sebagai instruktur senam. Dan, semua itu menjadi bagian dari inspirasi saya untuk menggeluti bisnis di bidang olah raga ini,” katanya. Selain bisa melakoni bisnis, lanjut Rini, sanggar senam ini juga bisa menjadi sarana untuk menyalurkan hobinya dalam berolah raga. “Seperti halnya hidup yang selalu dinamis, tubuh manusia juga bisa menjadi renta. Tapi dengan rajin berolah raga, kesegaran tubuh bisa tetap terjaga,” katanya. Belajar Senam Sejak Kecil Bicara tentang bisnis baru Rini di bidang olah tubuh, kiranya tidak datang begitu saja. Untuk mendapatkan nama besar di jagad senam seperti sekarang ini, semuanya dirintis Rini dari nol. Lalu, mulai kapan dan dimanakah Rini belajar senam? Bagi Rini, senam adalah bagian dari hobinya sejak kecil. Namun, baru sekitar sepuluh tahun terakhir Rini serius meggeluti bidang ini hingga bisa menghasilkan rupiah. Selain berstatus sebagai pemilik di Sanggar Senam RA, kini Rini juga tercatat sebagai instruktur di sanggar senamnya sendiri. “Sejak kecil saya sudah suka senam dan menari. Tapi baru sepuluh tahun terakhir saya menggelutinya secara profesional. Dan, hasilnya saya beberapa kali diundang sebagai instruktur senam di Brunei Darussalam. Dari situ, saja menjadi berani untuk meggeluti bisnis dibidang senam,” ujarnya. Menurut Rini, dalam gerakan senam, ada jurus-jurus tersendiri guna memperindah bagian tubuh, seperti payudara, paha, betis dan punggung. Namun, lanjut Rini, hal itu tidak untuk diekspos ke publik. Melainkan untuk bonus khusus bagi murid-muridnya di sanggar senam. “Saya punya trik khusus gerakan, untuk membentuk payudara, paha, betis dan punggung biar ok punya. Tapi rahasaianya jangan ditulis yah, karena ini menjadi nilai jual tersendiri sanggar senam saya,” ucap Rini berpromosi . Ditanya tentang karirnya di dunia menyanyi, Rini mengaku masih tetap lancar dan terus dijalani. Sampai saat ini, tawaran show masih ada saja meski lokasinya lebih bayak di luar kota. Sebagai bentuk konsistensinya di dunia tarik suara, tahun ini Rini akan kembali menelurkan album kelimanya. Namun demikian, kata Rini, saat ini dirinya justru lebih banyak diundang sebagai instruktur senam dibanding menyanyi. Umumnya, undangan datang dari kalangan perusahaan, baik swasta maupun BUMN. Seperti PLN, Pertamina hingga kalangan militer. “Senam dan menyanyi adalah rezeki dari yang di Atas. Semuanya saya terima dan saya syukuri dengan ikhlas,” ujar artis yang jauh dari gosip ini.(irsa)
TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill