Connect With Us

Korupsi Bansos, Kejari Tangerang Digeruduk Pendemo

| Rabu, 12 Juni 2013 | 21:41

| Dibaca : 342

Demo Kejari Tigaraksa Tangerang (tangerangnews / moe)



TANGERANG-Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang digeruduk pendemo, Rabu (12/6).
 
Puluhan demonstran yang menamakan dirinya sebagai Barisan Indonesia Anti Korupsi (BIAK) ini menuntut Kejari Tangerang segera menuntaskan kasus dugaan korupsi terhadap penggunaan dana bantuan sosial (bansos) fiktif oleh Yayasan Al-Mukarobah, yang beralamat di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Menurut koordinator aksi, Opick, kasus dugaan korupsi penggunaan dana Bansos sebesar Rp 500juta itu sudah dilaporkan kepada pihak Kejari Tigaraksa sejak April 2013 lalu.
 
Namun, sampai saat ini pihak kejaksaan belum melakukan penyidikan.
"Kejari harusnya tanggap, dan segera menangani kasus ini. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut," ujar Opick.

Opick juga mengancam, jika kasus tersebut tidak segera diselesaikan, pihaknya akan mengerahkan massa lebih banyak lagi sampai kasus tersebut tuntas di Pengadilan Negeri Tangerang.
"Kami akan terus melakukan aksi, sampai pihak kejaksaan memenuhi tuntutan kami. Yaitu menyeret para pelaku korupsi  penggunaan dana bantuan sosial (bansos) fiktif oleh Yayasan Al-Mukarobah ini," tandasnya.

Kasi Pidsus Kejari Tigaraksa Ery Syarifah menjelaskan, menangani kasus korupsi itu tidak mudah dan tidak secepat menangani kasus maling ayam.
"Tentu saja, dalam menangani masalah korupsi, tidak seperti menangani kasus maling ayam. Kita juga kan butuh bukti-bukti yang kuat untuk mengungkapnya. Dan tidak bisa secepat itu," jelasnya. (MOE)


OPINI
Keputusan Jokowi Yang Salah Kamar

Keputusan Jokowi Yang Salah Kamar

Sabtu, 21 Februari 2015 | 11:41

Salah kamar kiranya ketika persoalan hukum di selesaikan dengan cara politik, karena kedua hal tersebut merupakan hal yang berbada dan memiliki fungsi dan perannya masing-masing.

BANTEN
Program Sejuta Rumah di Banten Dipercepat

Program Sejuta Rumah di Banten Dipercepat

Rabu, 3 Juni 2015 | 10:00

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Banten mempercepat program sejuta rumah di Provinsi Banten.

BANDARA
Belum Ada yang Klaim Mayat Bandar Sabu asal  Nigeria di RSUD Tangerang

Belum Ada yang Klaim Mayat Bandar Sabu asal Nigeria di RSUD Tangerang

Senin, 1 Juni 2015 | 16:12

"Sampai saat ini juga belum ada yang klaim. Kita masih terus kontak kedutaan Nigeria," terang Kanit Polsek Benda IPDA Imron Mas'adi, Senin (1/6).

"Mereka yang tidak mengambil pelajaran dari sejarah, maka mereka ditakdirkan untuk mengulanginya"

George Santayana