Connect With Us

Tawuran di Sepatan, Satu Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Oktober 2013 | 15:17

Tawuran. (tangerangnews / donny)


TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pemuda tawuran saat malam takbiran Idul Adha, di Kampung Karet Kavling, RT 07/03, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kota Tangerang, Selasa (15/10) dini hari.

Akibatnya,  salah satu pemuda bernama Andi, 18, warga Kampung Karet, RT 03/03, Desa Karet, tewas mengenaskan akibat luka bacok disekujur tubuhnya.

Berdasarkan informasi, aksi tawuran ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Tawuran diduga dipicu masalah sepele.
Berawal dari Rahman alias Tompel warga kampung Karet yang ribut dengan warga Kampung Karet Kavling.  

Karena kalah, kemudian Rahman minta bantuan ke pemuda Kampung Karet, salah satunya adalah korban Andi. Saat menyerang balik, mereka pun kembali kalah karena jumlah pemuda Kampung Karet Kavling lebih banyak.

Mereka pun lari, namun nahas bagi Andi, dia tertinggal di lokasi kejadian. Akhirnya, dia dikeroyok sampai tewas karena luka bacok.
Kapolsek Sepatan, AKP Hidayat Iwan membenarkan adanya aksi tawuran yang menewaskan satu orang. “Kami masih melakukan penyelidikan apa motif dari tawuran tersebut” ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada empat saksi yang dilakukan pemeriksaan terkait aksi tawuran yang menyebabkan tewasnya Andi, adalah Udin, Ade, Khoir dan Rahman alias Tompel.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill