Connect With Us

Ditabrak di Tol Bitung, Juhandi Alami Patah Tulang Belakang

Jangkar | Minggu, 3 November 2013 | 18:24

Juhandi (Jangkr / TangerangNews)



TANGERANG-Naas bagi Juhandi ,55, dirinya kini harus mendapat perawatan  intensif di RS Mulya Insani, Cikupa, Minggu (3/11). Informasi yang dihimpun, Juhandi, Warga Kampung Cerewet, Desa Suka Damai, Kecamatan Cikupa ini saat itu hendak menyebrang usai turun dari pintu tol.
 
Dia menyebrang jalan bawah jembatan tol,  sebab dirinya hendak menghampiri bus tujuan Balaraja. Namun, pada saat dia menyebrang tersebut datanglah sepeda motor jenis mio dengan kecepatan tinggi dan menabrak Juhandi.

"Sayapun terjatuh dan belakang saya ditabrak motor yang dikendarai seorang pemuda," ujarnya.

Namun, kata Juhandi, pelaku yang tidak dia ketahui namanya itu langsung kabur. "Padahal sempat terjatuh. Namun, pemuda itu langsung cepat kabur," terangnya.

Selain itu, kata Juhandi, dirinya sama sekali tidak hapal nomor polisi motor matik Yamaha Mio yang dikendai pelaku tersebut. "Saya pikir dia akan berhenti dan bertanggung jawab," katanya.

Melihat saya tersungkur dan tidak bisa bangun. Warga langsung menghampiri saya. Sedangkan pelaku bebas kabur. "Saya diantar warga dengan naik angkot," katanya.

Atas kejadian tersebut Juhendi mengalami patah tulang belakang. Sebelah kanannya. Dan sedang dirawat intensif. "Benar pak Juhandi mengalami remuk tulang belakang dan kaki-kainya memar di mata kaki dan belum bisa berjalan," ujar Narti, salah seorang warga yang mengantarkan Juhendi ke RS. Mulya Insani. 
TANGSEL
 339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill