Connect With Us

Tabrak Pembatas, Truk Nyungsep di Desa Tobat

Jangkar | Selasa, 21 Januari 2014 | 18:10

Truk yang nyungsep di desa Tobat (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-Satu unit mobil kontainer yang melintasi Jembatan Peteuy, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Selasa (21/1) nyungsep.  Mobil yang melintas tersebut menabrak pembatas jalan saat hendak berbelok, ban bagian belakang pun akhirnya nyangkut.

Informasi yang dihimpun, truk kontener tersebut dari arah Pos Sentul Balaraja hendak menuju arah Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya. Namun, di persimpangan jembatan, mobil nyusruk dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya mobil tersebut tak bisa bergerak.

"Warga kemudian berhamburan ke lokasi," ujar Deden, saksi mata.

Menurut  Deden, sopir container itu diperkirakan mengantuk sehingga lepas kendali. Selain itu diperkirakan beban yang dibawa terlalu berat.

"Lagi pula jalan di persimpangan itu memang licin, karena  hujan," katanya.

Dengan adanya truk tersebut, pengendara roda empat dipastikan tidak bisa melintas. Sebab, hampir seluruh jalan tertutup oleh truk tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, masyarakat secara bersama-sama berdatangan ke lokasi. Sedangkan sang sopir menolak diwawancara. 
BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill