Connect With Us

Tabrak Pembatas, Truk Nyungsep di Desa Tobat

Jangkar | Selasa, 21 Januari 2014 | 18:10

Truk yang nyungsep di desa Tobat (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-Satu unit mobil kontainer yang melintasi Jembatan Peteuy, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Selasa (21/1) nyungsep.  Mobil yang melintas tersebut menabrak pembatas jalan saat hendak berbelok, ban bagian belakang pun akhirnya nyangkut.

Informasi yang dihimpun, truk kontener tersebut dari arah Pos Sentul Balaraja hendak menuju arah Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya. Namun, di persimpangan jembatan, mobil nyusruk dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya mobil tersebut tak bisa bergerak.

"Warga kemudian berhamburan ke lokasi," ujar Deden, saksi mata.

Menurut  Deden, sopir container itu diperkirakan mengantuk sehingga lepas kendali. Selain itu diperkirakan beban yang dibawa terlalu berat.

"Lagi pula jalan di persimpangan itu memang licin, karena  hujan," katanya.

Dengan adanya truk tersebut, pengendara roda empat dipastikan tidak bisa melintas. Sebab, hampir seluruh jalan tertutup oleh truk tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, masyarakat secara bersama-sama berdatangan ke lokasi. Sedangkan sang sopir menolak diwawancara. 
OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill