Connect With Us

Tabrak Pembatas, Truk Nyungsep di Desa Tobat

Jangkar | Selasa, 21 Januari 2014 | 18:10

Truk yang nyungsep di desa Tobat (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-Satu unit mobil kontainer yang melintasi Jembatan Peteuy, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Selasa (21/1) nyungsep.  Mobil yang melintas tersebut menabrak pembatas jalan saat hendak berbelok, ban bagian belakang pun akhirnya nyangkut.

Informasi yang dihimpun, truk kontener tersebut dari arah Pos Sentul Balaraja hendak menuju arah Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya. Namun, di persimpangan jembatan, mobil nyusruk dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya mobil tersebut tak bisa bergerak.

"Warga kemudian berhamburan ke lokasi," ujar Deden, saksi mata.

Menurut  Deden, sopir container itu diperkirakan mengantuk sehingga lepas kendali. Selain itu diperkirakan beban yang dibawa terlalu berat.

"Lagi pula jalan di persimpangan itu memang licin, karena  hujan," katanya.

Dengan adanya truk tersebut, pengendara roda empat dipastikan tidak bisa melintas. Sebab, hampir seluruh jalan tertutup oleh truk tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, masyarakat secara bersama-sama berdatangan ke lokasi. Sedangkan sang sopir menolak diwawancara. 
PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill